@AidilAkbar

An independent financial advisor or a wealth manager who loves to share about financial planning and investment. Started his career since 1994 and adheres to principles of "Financial Planning should be Simple, Practical and Fun" so that people are aware on the importance of managing money in a proper way. By sharing knowledge in this blog, hopefully it will benefit everybody and applicable to use.

22 June 2015 0 Comments

Belajar Produk Bank Syariah, yuuuk

Tweet Belajar Produk Bank Syariah yuuuuuu…. Waktu berjalan begitu cepat, ngak kerasa sudah masuk bulan suci Ramadhan lagi.  Nah, mumpung sudah bulan baik ini, tidak ada salahnya kita mulai belajar dan mengenal produk keuangan Syariah terutama produk perbankan syariah. Sebenarnya banyak hal yang berbeda antara produk perbankan konvensional dengan produk perbankan Syariah, salah satu yang paling terlihat adalah didalam produk keuangan syariah terutama produk perbankan syariah tidak ada pembayaran bunga.  Mengapa? karena bunga itu Riba dan Riba adalah Haram. Di perbankan konvensional ada produk tabungan, giro dan depositonya, dan sebagai nasabah anda mendapatkan pembayaran bunga atas penempatan dana anda.  Di perbankan Syariah dikenal produk perbankan yang sama, hanya saja nasabah tidak menerima pembayaran bunga, akan tetapi menggunakan skema atau kontrak atau disebut juga dengan Akad.  Nah, nasabah bisa memilih dari 2 skema penyimpanan uang, yaitu Wadiah (Titipan) ataupun Mudharabah (Investasi), yang akan kita bahas dibawah ini. Skema Titipan atau Wadiah Ketika menitipkan dana, artinya kita memberikan kuasa kepada orang lain untuk menjaga barang/harta titipan kita. Didalam keuangan Syariah harus diketahui siapa saja pihak yang akan terlibat dalam skema tersebut.  Dalam akad atau perjanjian Wadiah/Titipan ini, maka pihak tersebut adalah Nasabah pihak yang menitipkan, Bank Syariah sebagai pihak yang dititipkan, Dana [...]

1 June 2015 0 Comments

Siapa Yang Ngaku Investor, Tapi Kelakuan Begini?, part 3, habis

Tweet Hayoooo siapa yang ngaku investor tapi kelakukan masih begini?… ini tulisan bagian terakhir dari artikel panjang 3 seri tentang kelakuan-kelakukan para “investor” baik yang beneran investor maupun yang keliatannya gadungan.  Ngak ada salahnya kita belajar dari sini supaya kita tidak menjadi sama seperti mereka.  Apa aja sih? Yuuuuuk di cekidot… Bayar Biaya Transaksi Kemahalan Udah pernah menghitung belum berapa besar biaya transaksi yang anda bayarkan?  Well kalau anda jual beli saham, biasanya biaya berkisar antara 0.25% – 0.45% dari nilai transaksi untuk jual maupun beli saham.  Bayangkan berapa besar biaya yang anda bayarkan apabila anda setiap hari melakukan beli dan jual 1x saja, dikalikan 5 hari, dikalikan 4 minggu, dikalikan nominal transaksi anda.  Demikian juga dengan reksadana anda, coba hitung total biaya dari mulai biaya pembelian (subscription), biaya penjualan (redemption), biaya manajer investasi dan bank kustodi serta biaya-biaya lain yang dibebankan ke anda.  Kalau tidak hati-hati bisa jadi biaya yang anda bayarkan tinggi sementara kinerja investasi anda tidak lebih tinggi dari Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG.  Dicek lagi yaaa. Tidak Memperhatikan Inflasi & Pajak Banyak orang melakukan investasi tapi tidak pernah memperhitungkan inflasi dan efeknya pada hasil investasi mereka.  Informasi inflasipun sering kali tidak mencerminkan kondisi real yang [...]

29 April 2015 0 Comments

Siapa Yang Ngaku Investor, Tapi Kelakuan Begini?, part 2

Tweet Di dua tulisan sebelum ini saya sudah membahas kelakukan-kelakukan kamu-kamu yang ngaku “investor”…… hahaha hayo ngaku.  Nah ini sambungan berikutnya.  Apa aja sih kelakukan yang mungkin aja (malah kemungkinan besar), jadi kontra produktif dengan tujuan anda beinvestasi. Terlalu Agresif Ok anda sudah belajar dari mana-mana nih, kebanyakan mungkin malah dari dari tulisan disini  (GR ya gue), dari twitter, dari facebook, dari seminar, ikut workshop Investasi alias Reksadana disini http://bit.ly/rdjk10  misalnya.  Lantas, adrenalin anda meningkat, semangat anda membara, anda ingin menjadi KAYA, lalu mulailah anda berinvestasi.  Merasa PEDE dan percaya bahwa investasi bisa memberikan hasil yang tinggi dalam jangka panjang anda lantas mencari investasi yang paling beresiko dan menempatkan seluruh uang anda kesana.  Beli sana… beli sini… invest sana… invest sini….  Untung? Yes.. dikit… rugi? Woooowww banyak. Apakah cara tersebut betul?.  Salah besar.  Kesalahan banyak orang adalah mereka begitu bersemangatnya untuk menjadi kaya raya sehingga sering kali melupakan akal sehat, dan berinvestasi terlalu agresif.  Mimpi kaya, mobil merah, rumah mentereng, pacar banyak yang dilihat di acara TV itu, ditambah MALAS berusaha membuat banyak orang mencari peluang investasi se agresif mungkin, sehingga melupakan akal sehat mereka.  Itu sebabnya pula kenapa skema invest bodong alias abal-abalan di Indonesia tumbuh subur. Mengejar Return [...]

22 April 2015 0 Comments

Kesalahan Kamu Ketika Beli Rider Asuransi, part 1

Tweet Statistik di kantor kami menyatakan bahwa dari 10 orang yang beli asuransi, terutama asuransi jiwa, ternyata 15 salah.  Lho kok angkanya bisa begitu? Bisa lebih besar? Yes, salah satu kesalahan yang paling banyak dilakuin oleh masyarakat adalah, mubazir, alias membeli asuransi tambahan atau dikenal dengan rider, yang sebenarnya blom tentu kamu kamu butuhin.  Lha trus kok beli? Ya itu tadi, agennya main asal jual atau asal nambahin tanpa kamu-kamu ngerti apa yang kamu beli. Trus gimana donk? Rider mana yang kamu butuhin?  Nih kita bahas singkat yak.  Ada Banyak rider dan kita akan kupas beberapa yang sering “favorit” ditambahin ke produk asuransi jiwa yang kamu beli.  Kalo ngak percaya coba cek sekarang. Asuransi Tambahan Waiver Premium Harus diingat bahwa setiap perusahaan asuransi mempunyai definisi yang berbeda-beda, akan tetapi maksud dan tujuannya hampir sama.  Nah, Waiver Premium ini adalah asuransi Pembebasan Premi karena ketidak mampuan total.  Intinya, asuransi ini sebenarnya mengasuransikan premi yang kamu bayarkan, sehingga apabila kamu tidak mampu membayar, maka “ceritanya” perusahaan asuransilah yang akan meneruskan membayarkan premi. Cek dulu maksud dari “ketidak mampuan total” itu seperti apa?  Trus ada masa tunggunya ngak? Biasanya kamu harus bisa dibuktiin dulu tidak mampu membayar minimum 6 (enam) bulan terlebih dahulu [...]

24 March 2015 0 Comments

Siapa Yang Ngaku Investor, Tapi Kelakukan Begini?, part 1

Tweet Hayooooo siapa yang ngaku-ngaku investor, tapi kelakukan masih begini?  Begini gimana maksudnya?  Well, ngakunya sebagai investor tapi kelakukannya ngak kayak investor.  Atau mungkin masih jadi calon investor.  Sadar atau ngak, banyak orang yang ngelakuin kesalahan mereka ketika mereka bilang mau (sudah) berinvestasi.  Nah, biar makin tercerahkan, kelakukan kesalahan apa yang sering kamu-kamu lakuin sih.  Abis itu jangan senyum-senyum sendiri ya bacanya, trus ngaku… iyeeeee…. Yuk kita mulai. Ngak Invest Lebih Cepet Kalau ngak salah saya pernah menulis artikel disini juga yang ada hubungannya dengan procrastination.  Apaan tuh? Menunda!.  Yes, orang Indonesia hobby banget nunda-nunda.  Pekerjaan aja banyak yang ditunda, apalagi kalau bicara investasi.  Padahal menunda itu berakibat jelek terhadap investasi kita lho.  Ada istilah ntar sok ntar sok, alias entar besok entar besok, dengan kata lain, giliran disuruh investasi selalu ada aja alasan untuk ngak mulai.  Pertanyaanya emang seberapa besar bedanya sih?  Well yuk coba kita itung.  Contoh aja nih, kalau kamu bisa invest Rp. 300.000 per bulan, dalam 10 tahun berpotensi jadi Rp. 159 juta, sementara 15 tahun berpotensi jadi Rp. 586juta.  Hanya dengan perbedaan 5 tahun aja, uang anda bisa naik hampir 3 kali lipat.  Bagaimana kalau 20 tahun atau 25 tahun ya?  Hareeee geneee, siapa yang [...]

Top offer http://usmedstock.com {:&& drugs online allowing for medicaments and health products.