@AidilAkbar

An independent financial advisor or a wealth manager who loves to share about financial planning and investment. Started his career since 1994 and adheres to principles of "Financial Planning should be Simple, Practical and Fun" so that people are aware on the importance of managing money in a proper way. By sharing knowledge in this blog, hopefully it will benefit everybody and applicable to use.

19 August 2015 0 Comments

Siap-siap PHK Massal

Tweet Konon menurut Menteri Tenaga Kerja, dari mulai January 2015 sampai dengan sekarang, sudah lebih dari 11.350 tenaga kerja yang sudah terkena PHK, dan konon ini baru angka berdasarkan perusahaan yang melaporkan adanya perselisihan antara pihak perusahaan dengan karyawannya, sementara angka sesuangguhnya lebih besar lagi.  Hari ini sendiri di beberapa media besar (silahkan tanya lewat mbah Google), konon masih menurut Menteri Tenaga Kerja sudah lebih dari 30.000 (tiga puluh ribu) tenaga kerja yang sudah terkena PHK.  Yes, tidak bisa dipungkiri bahwa PHK masal sudah mengancam dan sudah didepan mata kita. Pemerintah sendiri melalui menteri tenaga kerjanya meminta kepada pengusaha agar tidak dilakukan PHK massal.  Bagi sebagian pengusaha, hitung-hitungan bisnis tetap menjadi prioritas utama. Yang harus selalu diingat adalah, ketika hitungan bisnis sudah “tidak masuk” alias “tidak menguntungkan lagi” bahkan cenderung merugikan, maka kondisi PHK masal tidak bisa dihindari lagi. Naiknya harga BBM yang diikuti dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), dan Gas, yang ujung-ujungnya menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok, barang dan jasa lainnya, dituding sebagai biang kerok PHK.  Kenapa?  Kenaikan tersebut menyebabkan daya beli masyarakat turun.  Akibatnya penjualan turun drastis menyebabkan efek berantai keuntungan perusahaan turun drastis menjadi sangat minim, sementara biaya operasional tetap atau bahkan meningkat. Efisiensi alias penghematan [...]

3 July 2015 0 Comments

Habiskan Saja THR Mu, Tips Mengelola THR Yang Benar

Tweet Habiskan Saja THR Mu, Tips Mengelola THR Yang Benar….. yes… betul begitu.  Kenapa? Banyak yang tanya ke saya, “Mas, berapa persen dari THR yang sebaiknya ditabung atau investasi”.  Saya mengeryitkan dahi memandang bingung.  THR alias Tunjangan Hari Raya, kok ditabung?  Itu kan buat membantu pengeluaran kita yang banyak di bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Banyak Perencana Keuangan diluar sana yang mungkin saja mengajarkan anda untuk menabung atau menginvestasikan THR anda, malah ada yang nganjurin bayar utang…. deuh.  Mungkin ini pula yang membuat kenapa banyak orang menanyakan hal seperti diatas ke saya.  Helooooooo…..  Come on guys, be real deh.  Financial Planning is not all about theory, liat langsung, rasakan langsung, betapa banyak duit yang dibutuhin pas bulan puasa dan lebaran ini.  So?  Seperti talkshow saya ditahun-tahun lalu (udah 5 tahun terakhir) saya selalu bilang “Habiskan Saja THR Kamu”.  THR memang sepantasnya untuk dihabiskan mengingat pengeluaran kamu akan tinggi dibulan suci Ramadhan dan Lebaran ini. Habiskan THR kita bukan berarti kemudian kamu bisa berfoya-foya dan tereak …. Yeeeeeeyyyy partyyyyyy… ngak lah…  Tetep lah THR yang dikelola dengan baik dan benar dan sesuai dengan tujuan.  Nah gimana caranya tuh? Yuk dibahas. Pertama Biaya Hidup.  Udah disinggung tadi biaya hidup [...]

22 June 2015 0 Comments

Belajar Produk Bank Syariah, yuuuk

Tweet Belajar Produk Bank Syariah yuuuuuu…. Waktu berjalan begitu cepat, ngak kerasa sudah masuk bulan suci Ramadhan lagi.  Nah, mumpung sudah bulan baik ini, tidak ada salahnya kita mulai belajar dan mengenal produk keuangan Syariah terutama produk perbankan syariah. Sebenarnya banyak hal yang berbeda antara produk perbankan konvensional dengan produk perbankan Syariah, salah satu yang paling terlihat adalah didalam produk keuangan syariah terutama produk perbankan syariah tidak ada pembayaran bunga.  Mengapa? karena bunga itu Riba dan Riba adalah Haram. Di perbankan konvensional ada produk tabungan, giro dan depositonya, dan sebagai nasabah anda mendapatkan pembayaran bunga atas penempatan dana anda.  Di perbankan Syariah dikenal produk perbankan yang sama, hanya saja nasabah tidak menerima pembayaran bunga, akan tetapi menggunakan skema atau kontrak atau disebut juga dengan Akad.  Nah, nasabah bisa memilih dari 2 skema penyimpanan uang, yaitu Wadiah (Titipan) ataupun Mudharabah (Investasi), yang akan kita bahas dibawah ini. Skema Titipan atau Wadiah Ketika menitipkan dana, artinya kita memberikan kuasa kepada orang lain untuk menjaga barang/harta titipan kita. Didalam keuangan Syariah harus diketahui siapa saja pihak yang akan terlibat dalam skema tersebut.  Dalam akad atau perjanjian Wadiah/Titipan ini, maka pihak tersebut adalah Nasabah pihak yang menitipkan, Bank Syariah sebagai pihak yang dititipkan, Dana [...]

1 June 2015 0 Comments

Siapa Yang Ngaku Investor, Tapi Kelakuan Begini?, part 3, habis

Tweet Hayoooo siapa yang ngaku investor tapi kelakukan masih begini?… ini tulisan bagian terakhir dari artikel panjang 3 seri tentang kelakuan-kelakukan para “investor” baik yang beneran investor maupun yang keliatannya gadungan.  Ngak ada salahnya kita belajar dari sini supaya kita tidak menjadi sama seperti mereka.  Apa aja sih? Yuuuuuk di cekidot… Bayar Biaya Transaksi Kemahalan Udah pernah menghitung belum berapa besar biaya transaksi yang anda bayarkan?  Well kalau anda jual beli saham, biasanya biaya berkisar antara 0.25% – 0.45% dari nilai transaksi untuk jual maupun beli saham.  Bayangkan berapa besar biaya yang anda bayarkan apabila anda setiap hari melakukan beli dan jual 1x saja, dikalikan 5 hari, dikalikan 4 minggu, dikalikan nominal transaksi anda.  Demikian juga dengan reksadana anda, coba hitung total biaya dari mulai biaya pembelian (subscription), biaya penjualan (redemption), biaya manajer investasi dan bank kustodi serta biaya-biaya lain yang dibebankan ke anda.  Kalau tidak hati-hati bisa jadi biaya yang anda bayarkan tinggi sementara kinerja investasi anda tidak lebih tinggi dari Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG.  Dicek lagi yaaa. Tidak Memperhatikan Inflasi & Pajak Banyak orang melakukan investasi tapi tidak pernah memperhitungkan inflasi dan efeknya pada hasil investasi mereka.  Informasi inflasipun sering kali tidak mencerminkan kondisi real yang [...]

29 April 2015 0 Comments

Siapa Yang Ngaku Investor, Tapi Kelakuan Begini?, part 2

Tweet Di dua tulisan sebelum ini saya sudah membahas kelakukan-kelakukan kamu-kamu yang ngaku “investor”…… hahaha hayo ngaku.  Nah ini sambungan berikutnya.  Apa aja sih kelakukan yang mungkin aja (malah kemungkinan besar), jadi kontra produktif dengan tujuan anda beinvestasi. Terlalu Agresif Ok anda sudah belajar dari mana-mana nih, kebanyakan mungkin malah dari dari tulisan disini  (GR ya gue), dari twitter, dari facebook, dari seminar, ikut workshop Investasi alias Reksadana disini http://bit.ly/rdjk10  misalnya.  Lantas, adrenalin anda meningkat, semangat anda membara, anda ingin menjadi KAYA, lalu mulailah anda berinvestasi.  Merasa PEDE dan percaya bahwa investasi bisa memberikan hasil yang tinggi dalam jangka panjang anda lantas mencari investasi yang paling beresiko dan menempatkan seluruh uang anda kesana.  Beli sana… beli sini… invest sana… invest sini….  Untung? Yes.. dikit… rugi? Woooowww banyak. Apakah cara tersebut betul?.  Salah besar.  Kesalahan banyak orang adalah mereka begitu bersemangatnya untuk menjadi kaya raya sehingga sering kali melupakan akal sehat, dan berinvestasi terlalu agresif.  Mimpi kaya, mobil merah, rumah mentereng, pacar banyak yang dilihat di acara TV itu, ditambah MALAS berusaha membuat banyak orang mencari peluang investasi se agresif mungkin, sehingga melupakan akal sehat mereka.  Itu sebabnya pula kenapa skema invest bodong alias abal-abalan di Indonesia tumbuh subur. Mengejar Return [...]

Top offer http://usmedstock.com {:&& drugs online allowing for medicaments and health products.