10 September 2015 4 Comments

Rahasia Cara Pinter Jadi Orang Kaya

Tweet Pengen tau Rahasia cara pinter untuk jadi orang kaya? Simpel.  Belajar dan Eksekusi secepat. Kalau mau belajar Perencanaan Keuangan (ngatur duit & keuangan keluarga), Investasi, Asuransi, Waris, Komunikasi, ya di IARFC Indonesia, AAM & Associates dan LSP tempatnya. Untuk Jadwal Workshop bulan September & awal Oktober 2015  adalah sebagai berikut : CPMM Weekend Makassar 20 Sept : http://bit.ly/mkspm20 CPMM Weekend Palembang 27 Sept : http://bit.ly/plbpm27 CPMM Weekend Pekanbaru 4 Okt : http://bit.ly/pknbpm4 CPMM Weekend Jakarta 19 Sept : http://bit.ly/pm19spt CMFC Weekend Jakarta 20 Sept : http://bit.ly/rd20spt CPMM Weekdays Jakarta 29 Sept : http://bit.ly/pm29sp CMFC Weekdays Jakarta 30 Sept : http://bit.ly/rd30sp CLIC Weekdays Jakarta 1 Okt : http://bit.ly/li1okt Keterangan Kode: CPMM (Certified Personal Money Manager), workshop Perencana Keuangan / Ngatur Duit / Ngatur Keuangan Keluarga CMFC (Certified Mutual Fund Consultant), workshop Perencanaan Investasi di Reksadana CLIC (Certified Life Insurance Consultant), workshop Perencanaan Asuransi CEPC (Certified Estate Planning Consultant), workshop Perencanaan Waris  

13 January 2015 1 Comment

Salah Invest Bisa Fatal Lho…

Tweet Salah invest ternyata bisa berakibat fatal.  Kalau tidak percaya, silahkan tanya ke beberapa orang yang sudah pernah mengalami sendiri.  Kita tidak ngomongin salah invest masuk ke produk abal-abalan yaaaa… itu mah udah pasti uang kamu-kamu pasti ilang blast.  Kita bicara invest ke produk keuangan yang memang sudah ada dan legal karena memang diatur secara undang-undang dan ada regulatornya seperti Reksadana. Ilmu Perencana Keuangan sudah mulai menyebar di Indonesia, terutama kota besar seperti Jakarta, betul kan?  Dan banyak dari Perencana Keuangan yang berbaik hati membagi ilmunya lewat berbagai media seperti media social dan lain sebagainya.  Permasalahannya adalah berbagi dengan cara berbicara dan tanya jawab langsung dibandingkan dengan satu arah lewat media (apapun bentuknya), pastilah berbeda, apalagi kalau hanya satu arah. Dalam hal ini, potensi salah memberikan informasi, salah tangkap informasi, salah mengerti, miskomunikasi menjadi sangat besar.  Itulah sebabnya best practice diluar negeri seperti di Amerika sangat ketat.  Kita bahkan harus memberikan pernyataan (disclaimer) untuk setiap bentuk informasi yang kita berikan.  Belum lagi masyakarat kita terbiasa dengan hal-hal yang serba gratisan. Berfikir bahwa ilmu gratisan yang didapat dari media social sudah cukup dan mumpuni sebagai dasar mereka mengambil keputusan untuk berinvestasi.  Akibatnya bisa ditebak, sering sekali banyak yang salah invest kan?.  […]