14 May 2010 33 Comments

Siapa Yang Mau Dagang? (PKSyariah) Style

Tweet Naaaahh… ketemu Jum’at lagi nih… hari yang paling membahagiakan untuk umat Islam.  Heran deh kalau gw posting yang lain-lain kayak ReksaDana atau UnitLink rameeeeeeee banget yang komentar… giliran yang Syariah pada diem-diem adem anyem yak?… Knapa kah?  Ngak ngerti?  atau jangan-jangan takut dosa yah? hihihi… paling ngak at least sebarin blog ini ke temen-temen lain sebagai media dakwah yah… janji lhooo… Ok.. anyway busway (kata-kata sakti yang dibenci banyak orang).  Kali ini kita akan nulis singkat aja tentang transaksi Jual-Beli dengan keuntungan dalam Syariah… yang kemudian akadnya dikenal dengan akad Murabahah.  Jadi Boooss.. di dalam ajaran (Islam khususnya) yang namanya berdagang itu sangat diperbolehkan.  Malah dikatakan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki itu adalah berdagang… (masih mau jadi karyawan?…. nah lhooo… mikir deh).  Berdagang boleh kok selama keuntungan yang kita dapatkan masih dalam kategori wajar (nah susah neh ngukur wajarnya…). Nah, balik ke akad Murabahah yaaa….Dalam penjelasan sederhananya adalah, ketika kita membutuhkan pembiayaan untuk pembelian barang ataupun kebutuhan lainnya yang sifatnya akan menjadi asset nyata atau tangible asset dan membutuhkan pembiayaan dapat mengajukan ke lembaga pembiayaan Syariah (Bank Syariah)…,.l. Jadiiii… skema ini untuk projek pembiayaaan booo… alias utaaang sebenarnya… tapi tanpa Bunga karena Bunga itu Haram….(baca posting gw di […]

7 May 2010 3 Comments

Mau Usaha? Pk Kemitraan Musyarakah (Syariah)

Tweet Oh my god…. waktu ko cepet banget yah berjalan… sumpah udah hari Jum’at lagi dan hari ini cukup hectic, nggak nyangka dah jam 3.30 sore, udah lewatin 4 meeting and lagi nunggu meeting ke 5 plus ampir kelupaan nulis tentang Syariah…. Well komitmen tetap komitmen…. iam the man of my word (cieeeeee… muji diri sendiri *narsisdotcom*, kalo di pasar modal istilahnya My Word is My Bond… tetep yak harus nulis…  So, jadi Akad berikutnya yang mau gw bahas adalah Musyarakah… nah lho apalagi ini maksudnya?  (ngak ngerti yak bahasanya).  Sebenarnya ngelanjutin akad minggu lalu (Masih inget ngak Mudharabah??… kalo lupa coba buka lagi tulisan minggu lalu) dimana kalo kita usaha perlu modal tambahan alias investor (venture capital) dimana kerugian ditanggung si pemilik uang (bukan pebisnis), nah akad yang akan kita bahas sekarang namanya Musyarakah yang kurang lebih artinya adalah akad partnership. Kalo partnership berarti kedudukan harus sama tingginya tuh…(duduk aja tinggi… gimana berdiri kan?… ini apa sih ngomongin syariah serius ko malah becanda crispy alias garinx)… alias keuntungan akan dibagi bersama dan kerugian juga akan ditanggung bersama (bukan gw untung lu rugi hahahaha…. hush garing…), sesuai dengan jumlah modal yang disetor. Jadi kalo diliat sekilas ya mirip-mirip dengan kalau […]

30 April 2010 2 Comments

Bagi Hasil / Mudharabah (PKSyariah)

Tweet Naaaaaahhh… ketemu lagi hari Jum’at kita ngebahas simpel aja yak tentang keuangan Syariah lagi.  Sengaja bahasannya dibuat pendek dan simpel karena banyak orang yang “ngilu” kalau harus denger terminology Syariah pakek bahasa Arab kan? hayooo ngakuu… Didalam ajaran Islam (Syariah).. sebenarnya nggak Syariah aja sih mengatakan bahwa semuanya dimulai dari NIAT.  Kalau niatnya baik sudah pasti boleh (Halal) dan kalau niatnya jelek sudah pasti tidak boleh (Haram), kecuali memang sudah dikatakan secara tegas didalam Al-Qur’an bahwa itu Haram.  Nah, semua transaksi secara Syariah harus ada yang disebut dengan Ijab Kabul bukan Ijab Kabuuuurrr yaaaa  (bukaaaaaannn kawwwiiiinnn….. eh nikah)… Ijab Kabul itu adalah proses “Serah” dan “Terima”, makanyaaaa kalau liat temen nikah coba deh perhatikan… si Bapak dari pihak perempuan “Me Nyerahkan” anak perempuanya si laki-laki calon suami “Menerima” anak perempuan dari si bapak kan?.  Makanya kata-kata si calon suami bilanya “Saya terima nikahnya…. bla bla bla”… walah ko ngelantur yak.. Anyway busway… kalau 2 minggu lalu di Blog ini saya nulis tentang Akad Penitipan (Wadiah) sekarang saya mau bahas dikit tentang Akad Bagi Hasil (Mudharabah). Berhubung akad bagi hasil ada 2 yaitu Mudharabah dan Musyarakah khusus untuk Mudharabah ini biar gampang bahasa modernnya saya sebut dengan  Akad Permodalan (istilah […]

Tags:
23 April 2010 6 Comments

Neraka Bocoorr.. (PKSyariah, bunga Riba)

Tweet Hadooohhh panasnya booo… Neraka Bocooorrr… (emangnya pernah ke neraka bos? hahaha itu kayaknya theme alias tema tereakan saya di twitter saya @aidilakbar dan @fincheckup (followww yaaaa).  Sumpah J-town alias Jakarta panasnya minta ampun, dah gitu biasanya kalo sore ujan pula… bikin jalanan macet ngak keruan… haaaahh capek deeehh… Bicara masalah Neraka yang bocor dan pernah ke neraka atau blom? nah didalam ilmu keuangan Syariah bunga alias Riba itu dilarang bos…ada ayatnya di Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 278-279 yang isinya adalah “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa Riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman”.  “Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa Riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari mengambil Riba) , maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. Sebenarnya bunga atau riba tidak hanya milik umat Islam akan tetapi juga dibahas di agama-agama lain seperti Yahudi dan Nasrani.  Berikut petikannya dari Harian Umum Pelita http://www.pelita.or.id/baca.php?id=33193 yang isinya adalah, untuk Yahudi: Quote: Pandangan agama Yahudi mengenai bunga terdapat dalam kitab perjanjian lama pasal 22 ayat 25 yang berbunyi, Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umatku yang miskin di antara kamu, maka janganlah enkau […]

Tags:
16 April 2010 7 Comments

Mau Tau Produk Keuangan Syariah? (Wadiah)

Tweet Guuuyysss… Saya mau buat komitmen ke diri sendiri, sedapatnya setiap 2x Jum’at atau minimum sebulan sekali setiap Jum’at saya mau bahas tulis blog tentang Keuangan Syariah baik itu Perencanaan Keuangannya maupun contoh-contoh produk keuangan Syariahnya secara general. Let’s get a bit serious here….Satu hal yang harus selalu diperhatikan dan diketahui bahwa produk keuangan Syariah ini tidak hanya diperuntukan bagi pemeluk agama tertentu (Islam) akan tetapi bisa dipergunakan oleh siapa saja tanpa melihat asal-usul, latar belakang maupun kepercayaan.  One more thing ya…Yang lebih mengagetkan lagi produk keuangan Syariah (terutama produk pinjaman) malah banyak digunakan oleh orang-orang atau nasabah non-muslim dinegara-negara lain. Nah lho, bingung kan?  Knapa ya kok bisa begitu?….Hal ini disebabkan karena beberapa hal antara lain; adanya kepastian dalam cicilan / pembayaran (karena tidak terpengaruh secara langsung pada naik turunnya suku bunga), tidak adanya unsur judi, tidak ada unsur haram, tidak adanya unsur riba, bagi sebagian orang yang perhatian terhadap sesama menyukai produk Syariah karena tidak ada unsur yang mencelakaan orang lain, serta unsur-unsur lain yang dilarang secara Syariah. Nah, setiap produk Syariah ini harus disertai dengan persetujuan dari kedua belah pihak terlebih dahulu (antara anda sebagai pengguna produk dan penyedia produk) yang kemudian dikenal dengan istilah Akad.  Hampir […]