12 February 2016 1 Comment

Hati-hati Jebakan Unitlink vs Deposito , part 2

Jebakan Tikus

Tweet Menyambung dari tulisan sebelumnya, bahwa ada yang salah dengan proposal yang membuat perhitungan dan membandingkan antara produk asuransi unitlink dengan deposito.  Banyak penjual kemudian berkilah bahwa, “kan ada proteksinya, kalau sakit, penyakit kritis, meninggal dunia, dll”. Argumen ini justru menunjukan ketidak mengertian penjual tersebut akan produk keuangan.  Mana mungkin produk proteksi dibandingkan dengan produk perbankan simpanan baik tabungan ataupun deposito.  Jelas-jelas beda.  Kembali anda sebagai investor harus cerdas bahwa didalam produk unitlink tersebut sebenarnya terdiri dari 2 produk keuangan yaitu proteksi dan investasi yang digabung, sehingga apabila ingin membandingkan ya harus dengan 2 produk yang mirip dooonk biar fair kaaan. Anywaaay buswaaaaay (dah lama ya ngak ngomong ini?  Berhubung ada yang request keluar lagi deh). Yang lebih parah lagi ada saja penjual yang berusaha “menjebak” saya dengan pertanyaan jebakan.  Apakah itu?  Suatu hari seorang penjual asuransi bertanya kesaya sebagai berikut: “Mas Akbar, Menurut Mas unitlink vs Deposito lebih bagus yang mana?” Sekilas pertanyaan tersebut terkesan normal.  Dan apabila kamu ngak sadar, seperti banyak nasabah yang sudah beli produk ini, pasti langsung jawab.  Untungnya saya tidak terjebak, dan untungnya saya pernah belajar yang disebut dengan Neuro Linguistic Programming atau dikenal dengan nama NLP.   Mengapa saya bilang pertanyaan ini jebakan?  Karena […]

22 April 2015 2 Comments

Kesalahan Kamu Ketika Beli Rider Asuransi, part 1

Tweet Statistik di kantor kami menyatakan bahwa dari 10 orang yang beli asuransi, terutama asuransi jiwa, ternyata 15 salah.  Lho kok angkanya bisa begitu? Bisa lebih besar? Yes, salah satu kesalahan yang paling banyak dilakuin oleh masyarakat adalah, mubazir, alias membeli asuransi tambahan atau dikenal dengan rider, yang sebenarnya blom tentu kamu kamu butuhin.  Lha trus kok beli? Ya itu tadi, agennya main asal jual atau asal nambahin tanpa kamu-kamu ngerti apa yang kamu beli. Trus gimana donk? Rider mana yang kamu butuhin?  Nih kita bahas singkat yak.  Ada Banyak rider dan kita akan kupas beberapa yang sering “favorit” ditambahin ke produk asuransi jiwa yang kamu beli.  Kalo ngak percaya coba cek sekarang. Asuransi Tambahan Waiver Premium Harus diingat bahwa setiap perusahaan asuransi mempunyai definisi yang berbeda-beda, akan tetapi maksud dan tujuannya hampir sama.  Nah, Waiver Premium ini adalah asuransi Pembebasan Premi karena ketidak mampuan total.  Intinya, asuransi ini sebenarnya mengasuransikan premi yang kamu bayarkan, sehingga apabila kamu tidak mampu membayar, maka “ceritanya” perusahaan asuransilah yang akan meneruskan membayarkan premi. Cek dulu maksud dari “ketidak mampuan total” itu seperti apa?  Trus ada masa tunggunya ngak? Biasanya kamu harus bisa dibuktiin dulu tidak mampu membayar minimum 6 (enam) bulan terlebih dahulu […]

25 February 2015 0 Comments

Kesalahan Ketika Beli Asuransi

Tweet Didalam buku saya SHOCKING UNITLINK yang cukup membuat SHOCK banyak orang sehingga bukunya udah susah dicari (ppppsssssst siap siap bukunya mau diterbitkan ulang oleh penerbit besar… so nantikan di toko buku), saya mengatakan bahwa 9 dari 10 orang yang sudah membeli asuransi, terutama asuransi jiwa dan datang ke berkonsultasi ke kantor kami, ternyata asuransi yang mereka beli salah.  Salahnya sendiri bisa bermacam-macam, dan akan langsung dibahas dibawah ini. Niat mau investasi, beli produk asuransi. Ini kesalahan yang paling banyak dan sering terjadi.  ASURANSI = PROTEKSI.  Kalau mau investasi ya ke produk investasi seperti property, saham, obligasi, reksadana, emas batangan, dan masih banyak produk investasi lainnya, BUKAN ke asuransi.  Begitu dicampur dan dilakukan, udah pasti biayanya sangat tinggi, mahal dan akibatnya hasilnya sangat tidak maksimal.  Nyeselnya belakangan.. Niat beli asuransi kesehatan, kebeli produk asuransi jiwa Ini juga menempati kesalahan terbanyak alasan orang beli asuransi dan salah beli asuransi.  Asuransi kesehatan itu sejatinya masuk ke kategori asuransi umum (kerugian), tapi bisa juga dijual di perusahaan asuransi jiwa, sebagai asuransi tambahan (rider).  Banyak orang yang dicek ternyata tidak butuh asuransi jiwa (contohnya anak), ternyata beli juga karena butuh asuransi kesehatannya. Lha, kan bisa beli kesehatan langsung. Mengasuransikan Anak dengan Asuransi Jiwa Ini […]

3 February 2015 0 Comments

Nabung Bikin Jadi Miskin

Tweet Nabung Bikin Jadi Miskin, percaya?.  Well, Minggu lalu, ada yang tanya di akun twitter saya @AidilAKBAR, “Mas, bagaimana kalau saya investasi di tabungan dan deposito? Bagaimana Perkembangan uang saya?”.  Jawaban saya seperti judul diatas, yes Nabung bikin kamu jadi miskin.  Mungkin banyak yang tidak setuju, sah-sah saja kok Negara bebas merdeka. Kenapa saya bilang nabung jadi miskin?  Mudah saja.  Andai anda punya uang (kita pakek nominal agak besar ya supaya angkanya keliatan perbedaanya), Rp. 100.000.000,- seratus juta rupiah, kalau dimasukan ke tabungan berapa bunganya?  1%? 2%?.  Yes, bunga setahunnya sekitaran segitu yang kalau di rupiahkan akan menjadi sekitar Rp. 2.000.000,- dua juta rupiah per tahun atau sama dengan Rp. 167.000,- seratus enampuluh tujuh ribu rupiah (pembulatan keatas). Pertanyaanya kira-kira berapa besar kenaikan biaya hidup kita per tahun sekarang?  Kalau ngikutin angka pemerintah sih antara 6.5%-8%an ya.  Pertanyaanya buat anda yang sering ke pasar induk atau pasar becek atau pasar modern untuk belanja, kira-kira berapa kenaikan barang-barang?  Kalau di hitung rata-rata sekitar 12%-15%an kan?  Setuju ya?. Artinya kalau kalau bunga kita di tabungan hanya 2%, sementara kenaikan biaya hidup rata2 15%/tahun berarti uang kita minus 13%/tahun. Minus segitu kalau Cuma setahun belum tentu terasa, bagaimana kalo dalam 10 tahun?  Hasil […]

13 January 2015 1 Comment

Salah Invest Bisa Fatal Lho…

Tweet Salah invest ternyata bisa berakibat fatal.  Kalau tidak percaya, silahkan tanya ke beberapa orang yang sudah pernah mengalami sendiri.  Kita tidak ngomongin salah invest masuk ke produk abal-abalan yaaaa… itu mah udah pasti uang kamu-kamu pasti ilang blast.  Kita bicara invest ke produk keuangan yang memang sudah ada dan legal karena memang diatur secara undang-undang dan ada regulatornya seperti Reksadana. Ilmu Perencana Keuangan sudah mulai menyebar di Indonesia, terutama kota besar seperti Jakarta, betul kan?  Dan banyak dari Perencana Keuangan yang berbaik hati membagi ilmunya lewat berbagai media seperti media social dan lain sebagainya.  Permasalahannya adalah berbagi dengan cara berbicara dan tanya jawab langsung dibandingkan dengan satu arah lewat media (apapun bentuknya), pastilah berbeda, apalagi kalau hanya satu arah. Dalam hal ini, potensi salah memberikan informasi, salah tangkap informasi, salah mengerti, miskomunikasi menjadi sangat besar.  Itulah sebabnya best practice diluar negeri seperti di Amerika sangat ketat.  Kita bahkan harus memberikan pernyataan (disclaimer) untuk setiap bentuk informasi yang kita berikan.  Belum lagi masyakarat kita terbiasa dengan hal-hal yang serba gratisan. Berfikir bahwa ilmu gratisan yang didapat dari media social sudah cukup dan mumpuni sebagai dasar mereka mengambil keputusan untuk berinvestasi.  Akibatnya bisa ditebak, sering sekali banyak yang salah invest kan?.  […]