6 November 2015 1 Comment

Apakah Sekarang Waktu Yang Tepat Untuk Investasi? Part 2

Invest 2

Tweet Udah ngerti blom kenapa dibilang hati-hati dan jangan sembarangan ketika kita mutusin untuk berinvestasi. Kalau masih blom jelas atau lupa-lupa bisa baca tulisan sebelumnya disini >> ow.ly/TKnFX . Sebenarnya simple, kalau kita ngelakuin cicilan rutin bulanan (cost averaging), bila suatu saat investasi kita turun karena bursa turun, yang terjadi uang kita yang kena rugi paling besar adalah uang yang baru saja diinvestasikan (3-6 bulan terakhir). Sementara uang yang sudah masuk dari beberapa tahun lalu sudah sempat berkembang. Jadi kalo tiba-tiba bursanya turun dan investasi kamu turun (let’s say reksadana deh), kemungkinan besar investasi yang sudah dilakukan dari beberapa tahun lalu hanya menurun dari sisi keuntungannya aja, alias ngak rugi-rugi amat sih. Tapi, ketika kita mutusin untuk investasi dengan jumlah gede (gede ini relative ya, jadi pasti beda-beda bagi setiap orang, jadi angkanya bisa isi sendiri), maka kita juga harus perhatiin beberapa hal yang penting untuk dihitung dan diukur lebih dulu. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika dalam kondisi seperti saat ini. Disaranin agar kita ngak gegabah dan mengambil keputusan secara singkat yang membuat kita nyesal dikemudian hari. Ketika kita berinvestasi dalam jumlah besar disaat kondisi turun, nah kita kan ngak pengen kondisi malah memburuk nih, tapi justru ingin […]

9 May 2011 0 Comments

Inflasi Musuh Uang Kita? 3

Tweet Masih membicarakan tentang inflasi, sebagai seorang Perencana Keuangan atau dikenal dengan Financial Planner / Financial Advisor , harus bisa membedakan produk investasi (real alias bisa mengalahkan inflasi) atau produk pasar modal yang tidak termasuk kategori investasi. Anywaaay buuusswaaayy… karena dari tulisan ke 1 dan ke 2 masih banyak yang bingung tentang inflasi, baiknya dicoba jelaskan lagi dengan bahasa yang (mudah-mudahan) sederhana dan bisa dimengerti yak.  Jadi gini ceritanya, kan setiap Negara termasuk Indonesia itu cetak uang, kalo dikita ya Rupiah donk.  Uang itu ada yang beredar dan ada yang didalam instrument keuangan seperti diperbankan.  Nah ketika uang yang beredar tersebut menjadi banyak jumlahnya, kemudian ketersediaan barang-barang (bisa berupa pangan dll) terbatas, maka teori ekonomi (supply & demand) yang berlaku.  Yaitu ketika barang sedikit atau terbatas sementara uang banyak (dan banyak yang mau belanja) maka harga barang akan merangkak naik. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya inflasi, contohnya seperti awal tahun kemarin ketika panen cabai gagal menyebabkan jumlah cabai menjadi sedikit dan sulit didapat.  Sementara itu orang Indonesia kan harus makan pedes, akibatnya bisa ditebak, cabai merah kecil naik dari sekitar Rp. 33,000 per kilo menjadi sekitar Rp. 100,000 an per kilo.  Nah, efek dari kenaikan harga yang menyebabkan inflasi inilah […]

5 March 2010 14 Comments

Apa Yang Harus Diketahui Ketika Merencanakan Keuangan Anda?

Tweet Masyarakat khususnya di kota-kota besar sudah mulai belajar tentang apa itu investasi dan bagaimana cara melakukan investasi melalui media ataupun seminar-seminar yang sering diadakan. Sayangnya banyak hal yang sangat basic yang belum atau terlupakan dilakukan sebelum anda berinvestasi. Ada dua hal yang harus di cross check sebelum melakukan investasi tersebut. 1. Adakah hutang kartu kredit? apabila ada, sudah lunaskah hutang tersebut? Hutang kartu kredit harus dilunasi terlebih dahulu sebelum melakukan perencana keuangan agar kenaikan bunga kredit yang tinggi seiring berjalannya waktu tidak akan membebani ibu lagi. 2. Sudahkah anda memiliki dana darurat? Dana darurat penting untuk dimiliki sebelum berinvestasi. Dana darurat adalah suatu dana yang telah dialokasikan secara terpisah untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti biaya karena sakit, PHK, biaya pernikahan (kurang dari satu tahun), kecelakaan dan lain – lain. Besarnya dana darurat tergantung berapa jumlah keluarga yang ditanggung. Untuk keluarga yang memiliki 2 orang anak, dana darurat yang harus dipersiapkan adalah 6 – 9 bulan penghasilan dan untuk 3- 4 orang tanggungan menyiapkan 9 – 12 bulan penghasilan. Setelah anda cross check dua hal tersebut, maka kita akan dapat segera mengatur keuangan sesuai dengan tujuan – tujuan tertentu. Saya akan memberikan contoh – contoh tujuan keuangan yang mayoritas dari anda […]