22 April 2011 1 Comment

Boleh Nggak Hutang untuk Bisnis? 2

Boleh nggak hutang untuk bisnis? nah, Kata siapa seorang Perencana Keuangan alias Financial Planner or Financial Advisor hanya ngerti tentang Cash Flow, Dana Darurat, Dana Pendidikan dan Dana Pensiun?  Kenyataanya saya sebagai perencana keuangan paling senior (alias pengalaman paling terlama diantara perencana keuangan lainnya yang ada di Indonesia) justru mendapati banyak kasus klien atau nasabah yang berkonsultasi untuk bisnis alias usaha rumahan atau usaha kecil mereka.  Saya menyebutnya UKM alias Usaha Kecil Milyaran. Anywaaay buusswaaayy…. salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pengusaha kecil ini adalah ketersediaan dana baik dana awal untuk memulai bisnis maupun dana tambahan untuk mengembangkan usaha mereka.  Keengganan bank menyalurkan kredit ke pengusaha kecil sebenarnya lebih dikarenakan ketidak tahuan pengusaha kecil untuk memberikan apa yang diinginkan bank tersebut.  Jadi sebenarnya apa sih yang dicari atau dijadikan patokan oleh bank ini? Didalam bank atau dunia perbankan secara konvensional dikenal istilah 5 C untuk menilai apakah seseorang layak untuk diberikan kredit alias pinjaman, yaitu Character, Capacity, Credit, Capital dan Collateral.  Character menjadi salah satu penilaian terpenting sebelum institusi keuangan memberikan pinjaman kepada kita.  Karena karakter peminjam yang akan menentukan apakah peminjam akan bertanggung jawab dan mengembalikan pinjaman tersebut.  Adapun Capacity dan Credit akan dinilai melalui kelayakan perusahaan atau [...]

29 March 2010 3 Comments

Siapa Mau Dapet Modal Usaha?

Setelah sekian lama menjadi Perencana Keuangan banyak berhadapan dengan nasabah yang mempunyai masalah dengan keuangan alias cash flow, sedangkan keuangan bulanan itu hanya mengandung 2 komponen yaitu penghasilan dan pengeluaran. Dengan kata lain untuk bisa membuat cash flow bulanan menjadi bagus anda harus bisa menambah penghasilan dan disaat yang bersamaan menahan atau memperkecil pengeluaran yang tidak perlu. Nah, salah satu alternatif untuk menambah penghasilan selain bekerja di 2 tempat atau double job yaitu dengan memulai sebuah usaha baru.  Banyak dari anda semua seperti hal nya nasabah saya itu ingin menambah penghasilan dengan membuka bisnis alias usaha, tapi selalu mentok dengan modal.   Pertanyaan paling sering saya terima adalah butuh modal besar untuk memulai usaha, dan saya tidak punya modal tersebut. Terutama ketika mengacu kepada usaha Mikro dan kecil. Banyak dari pengusaha yang masuk ke kategori usaha Mikro dan Kecil yang banyak mengeluh karena tidak mendapatkan pinjaman dari Bank atau institusi keuangan untuk dipergunakan sebagai modal untuk memulai usaha ataupun memperbesar usahanya karena tidak masuk kedalam kategori Bankable meskipun secara bisnis dan usaha tersebut dapat disebut visible. Lha kalau bisnis atau proposal usaha anda tidak Bankable kan bukan berarti tidak Modalkable alias tidak bisa mendapatkan modal untuk memulai usaha. Mengapa hal ini [...]

23 March 2010 13 Comments

Ngutang yoooo.. ngutang…

Utang… ooh utang.. jadi cerita nya begini, diawal bulan Desember 2009 kemarin saya menyempatkan diri berlibur ke Singapur (selama ini kalau kesana selalu urusan pekerjaan). Menginap disalah satu hotel mewah di Orchad Road yang terkenal itu cukup kaget karena antrian check-in hotel berisi 90% orang Indonesia.  Dah gitu ketemu dengan Artis ngetop banget yang inisial depannya K belakangnya D dengan keluarga sedang check in dihotel yang sama (penting ya ngomongin ini?… hahaha).   Nah,  Hebatnya lagi ada dari sebagian dari yang antri ini sudah menenteng tas belanjaan dari department store terkemuka di Orchad seakan-akan takut kehilangan diskon dari barang-barang yang mereka beli. Fenomena yang tidak hanya terjadi pada orang Indonesia. Negara tetangga di Asia seperti Hong Kong, Korea dan Singapur menyatakan bahwa anak muda dan eksekutif muda mereka hampir seluruhnya tidak memiliki tabungan dan mengandalkan hidup mewah mereka dari utang.  Mereka ngutang untuk membeli mobil mewah eropa seperti Ba Mim Wow (pk bahasa arab), depannya M dan mobil mewah lainnya.  Sebagian juga membeli kondominium mewah ditengah kota dekat Financial District.  Nah dengan nge top nya Indonesia sebagai salah satu negara dengan masyarakat yang konsumtif di dunia (rangking gini kok bangga ya), tidak heran kalau tidak akan lama lagi anak-anak muda [...]