2 March 2016 0 Comments

Konsumen Baru Asia Tenggara

Tweet Meledaknya status perekonomian di Asia Tenggara menciptakan kelas menengah baru, yang akan membantu menyeimbangkan tuntutan global yang akan terjadi beberapa dekade ke depan; membuka kesempatan untuk regional dan untuk dunia. Pertumbuhan ekonomi anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN*) tidak lagi didorong oleh ekspor dan manufaktur mengingat Asia Tenggara kini menjadi salah satu lahan perekonomian terkemuka di dunia. Negara-negara ASEAN hanya berisi sekitar setengah dari populasi India atau sekitar 600 juta orang, namun secara kolektif mereka menghasilkan PDB lebih besar dan diperkirakan akan tumbuh sebesar rata-rata 6% per tahun di 2020 dan bernilai sekitar 4.7 triliun USD. Menurut International Monetary Fund (IMF), Asia akan menjadi rumah bagi lebih dari setengah populasi kelas menengah secara global pada tahun 2020, dan ASEAN diharapkan akan memberikan lebih dari 2 triliun USD lahan konsumsi baru. Setengah dari populasi ASEAN yang dimaksud akan berusia di bawah 30 tahun. Dengan meningkatnya daya beli maka datanglah aspirasi yang lebih besar, mendorong besarnya permintaan untuk properti, mobil, pendidikan dan kesehatan. Selama populasi ini bertumbuh, dibutuhkan metode-metode baru dalam menabung untuk hari tua, dana kesehatan, dan kepastian perlindungan asuransi yang memadai saat sistem jaminan sosial sedang tidak stabil. Pola konsumsi cenderung berbeda di berbagai area. Konsumen di negara berkembang […]

13 October 2015 2 Comments

Jadi Yang Benar Dollar Menguat Atau Rupiah Melemah?

dollar rupiah

Tweet Perhatiin ngak? Kalo diliat-liat sebulan terakhir deh (dari mulai September sampai sekarang) udah banyak kejadian and pergolakan ekonomi kita kan. Dari mulai September deh kalau dilihat selama beberapa minggu nilai tukar dollar naik secara berlahan dan pasti sampai ke posisi dikisaran Rp. 14.500an per dollar Amerika. Sementara itu selama seminggu terakhir (dari minggu lalu) kita mengalami Dollar Amerika yang melemah cukup tajam ke posisi nyaris menyentuh angka Rp. 13.000 per dollar Amerika. Media-media seperti Televisi, radio, koran dan media lainnya sibuk memberitakan hal ini. Para analis juga berlomba-lomba membuat prediksi dan analisa. Ada yang menyatakan Dollar Menguat selama 3 minggu terakhir, dan ada yang menyatakan Rupiah menguat selama seminggu terakhir. Pertanyaan orang awam adalah, sebenarnya yang benar Dollar yang menguat Rupiah melemah, atau Rupiah menguat saat ini sih? Bingung kan? Keliatannya sih dua-duanya sama-sama bener ya? Tapi, biar lebih fair, coba kita liat dari 2 sisi yuk, yaitu si Dollar Amerika dan Rupiah Indonesia. Selain rumor dan persepsi, suatu mata uang dari suatu negara akan menguat apabila terdapat fundamental ekonomi yang bagus. Nah, fundamental ekonomi ini banyak sekali indikatornya. Beberapa yang sering dipakai oleh pakar ekonomi antara lain adalah: GDP dari suatu negara, export vs import, inflasi dan suku […]

21 November 2012 9 Comments

Inflasi Itu Bernama Parkir

Tweet Jujur, sebagai seorang Perencana Keuangan Independen alias Independent Financial Planner / Financial Advisor saya ngak pernah bosan-bosan memberikan peringatan kepada kita semua akan bahayanya Inflasi, karena inflasi adalah musuh yang ngak keliatan dari aset kita dan uang kita.  Kali ini saya akan membahas Inflasi dan Inflasi itu bernama Parkir.  Sadar atau tidak setelah dikeluarkannya peraturan daerah, parkir di Jakarta belum lama ini naik dari Rp. 2,000 ke Rp. 3,000 per jam.  Bagi banyak orang mungkin bilang… halah Cuma seribu perak aja.  Tapi sadar atau tidak sadar sebenarnya kenaikan seribu rupiah itu sama dengan kenaikan sebesar 50%.  Jadi kalau pinjam istilah inflasi tadi adalah inflasi 50%. Ketika kenaikan hanya seribu rupiah per jam mungkin banyak diantara kita mengabaikan, tapi kita itu mulai dihitung per kelipatannya, kenaikan tersebut mulai terasa mengganggu cash flow.  Saya sendiri merasakan hal tersebut.  Biasanya saya parkir disuatu tempat untuk rapat atau pertemuan yang memakan waktu antara 1-2 jam.  Pada saat keluar gedung parkir biasanya hanya membayar Rp. 2000 atau Rp. 4,000 atau bahkan paling banyak Rp. 6,000 saja, kecuali kalau saya membuat janji dengan beberapa orang di satu tempat baru saya menghabiskan Rp. 10,000 – Rp. 12,000 untuk sekali datang. Sekarang berbeda.  Biaya parkir yang tadinya […]

4 May 2011 0 Comments

Inflasi Musuh Uang Kita? 1

Inflation

Tweet Seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor ngak hanya harus tau teori akan tetapi wajib untuk mengerti praktek dan apa yang terjadi dilapangan (kehidupan).  Setiap kali menyempatkan diri ikut membantu belanja bulanan bisa di pasar atau di Hypermarket saya selalu mendapatkan kesempatan untuk ngobrol dengan ibu-ibu atau bapak-bapak yang kebetulan juga berbelanja ditempat yang sama.  Dan hampir pasti setiap bulan saya mendengar keluhan dari mereka tentang harga-harga bahan pokok maupun makanan yang cenderung terus naik.  Mereka kerap menyalahkan perekonomian kita yang tidak membaik yang kemudian mengakibatkan Inflasi yang tinggi yang kemudian menjadi pendorong utama dalam hal kenaikan harga-harga tersebut.  Lalu apa benar perekonomian kita belum membaik? pertanyaan yang tidak kalah penting adalah: benarkah Inflasi Musuh Uang Kita? Anywaaayyy Buuusswaayy….. Banyak orang bertanya-tanya kenapa ada inflasi? Dan apa itu sebenarnya inflasi?  Cara yang paling mudah untuk dimengerti adalah ketika bulan ini kita makan di Restoran Padang (makanan favorite nih) dengan nasi dan lauk gulai ayam menghabiskan Rp. 15,000, kemudian bulan berikutnya makan ditempat yang sama dengan lauk yang sama kita harus membayar sebesar Rp. 16,500 maka terjadi kenaikan harga makanan tersebut, atau dengan kata lain uang sebesar Rp. 15,000 yang bulan lalu cukup untuk makan ternyata bulan ini […]