12 July 2011 3 Comments

Menuju Pensiun 2

Kalau ditulisan sebelumnya kita sudah membahas Menuju Pensiun dan tahapan 1 yang akan dilalui, maka kali ini kita akan membahas tahapan-tahapan berikutnya.  Jangan lupa, seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor akan selalu concern tentang persiapan pensiun karena selain dana yang cukup besar yang harus dipersiapkan, asuransi dan cadangan pengganti asuransi, tapi juga mental dari si calon pensiunan ini. Anyywaaaayy Buuusswaaayy…. Setelah melewati masa-masa kritis tahapan ke 1 seperti tertulis di artikel sebelumnya, maka kita akan masuk ketahapan kedua atau masa dimana kita akan mulai menikmati arti pensiun.  Saat ini kita mulai dapat mewujudkan impian kita aktivitas yang dapat kita lakukan yang sebelumnya tidak bisa kita lakukan.  Kita bisa memulai usaha baru sebagai konsultan atau bekerja suka rela (volunteer) baik itu pekerjaan sosial atau yang berhubungan dengan keagamaan.  Hobby yang sebelumnya hanya dilakukan secara amatir atau berhubungan dengan pekerjaan bisa mulai digeluti secara lebih profesional seperti misalnya golf, bowling, koleksi benda-benda antik atau kendaraan antik dan lain sebagainya.  Otomatis kita harus punya cukup dana untuk mendukung hobby ini. Apabila kita telah merencanakan pensiun ini dengan baik dan telah menginvestasikan dana kita maka kita dapat menikmatinya dengan berjalan-jalan keliling dunia.  Hal simpel lainnya yang tidak perlu mengeluarkan biaya yang [...]

6 July 2011 1 Comment

Menuju Pensiun 1

Break sedikit dari ilmu waris, kali ini kita akan membahas tentang pesiun.  Salah satu tugas seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor adalah membantu mempersiapkan perencanaan pensiun klien nya.   Yes betul, sebab salah satu hal terpenting yang harus dipersiapkan dalam sebuah Perencanaan Keuangan adalah Perencanaan Pensiun, akan tetapi banyak orang yang tidak paham tentang persiapan Menuju Pensiun tersebut.  Padahal seperti halnya tujuan keuangan lainnya, Pensiun tidak hanya membutuhkan uang yang banyak jumlahnya, tapi juga kesiapan mental kita dalam menghadapi pensiun itu sendiri. Anyywaaayy Buussswaaayy…  Ngak bisa dipungkiri, masa-masa pensiun adalah masa yang ditunggu oleh banyak orang.  Akan tetapi bagi sebagian orang masa pensiun adalah masa-masa yang paling menakutkan, terutama dari sisi keuanganya.  Akhir bulan Juni kemarin saya baru memberikan Talkshow, setelah acara seorang ibu mendatangi saya dengan muka panik, kenapa?  Karena suaminya akan pensiun 2 bulan lagi, dan mereka baru menyadari (baru dapat hitungannya) kalau ternyata dana pensiun suaminya kelak hanya 10% dari gaji mereka saat ini.  Selain itu banyak juga orang yang terbayang bagaimana kita harus tinggal dirumah dan mencoba mengisi hari-hari dengan kegiatan-kegiatan. Banyak tulisan dan artikel yang sudah menyajikan bagaimana cara kita mempersiapkan dalam rangka menyambut hari P alias pensiun tersebut.  Hal ini penting untuk [...]

22 April 2011 1 Comment

Boleh Nggak Hutang untuk Bisnis? 2

Boleh nggak hutang untuk bisnis? nah, Kata siapa seorang Perencana Keuangan alias Financial Planner or Financial Advisor hanya ngerti tentang Cash Flow, Dana Darurat, Dana Pendidikan dan Dana Pensiun?  Kenyataanya saya sebagai perencana keuangan paling senior (alias pengalaman paling terlama diantara perencana keuangan lainnya yang ada di Indonesia) justru mendapati banyak kasus klien atau nasabah yang berkonsultasi untuk bisnis alias usaha rumahan atau usaha kecil mereka.  Saya menyebutnya UKM alias Usaha Kecil Milyaran. Anywaaay buusswaaayy…. salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pengusaha kecil ini adalah ketersediaan dana baik dana awal untuk memulai bisnis maupun dana tambahan untuk mengembangkan usaha mereka.  Keengganan bank menyalurkan kredit ke pengusaha kecil sebenarnya lebih dikarenakan ketidak tahuan pengusaha kecil untuk memberikan apa yang diinginkan bank tersebut.  Jadi sebenarnya apa sih yang dicari atau dijadikan patokan oleh bank ini? Didalam bank atau dunia perbankan secara konvensional dikenal istilah 5 C untuk menilai apakah seseorang layak untuk diberikan kredit alias pinjaman, yaitu Character, Capacity, Credit, Capital dan Collateral.  Character menjadi salah satu penilaian terpenting sebelum institusi keuangan memberikan pinjaman kepada kita.  Karena karakter peminjam yang akan menentukan apakah peminjam akan bertanggung jawab dan mengembalikan pinjaman tersebut.  Adapun Capacity dan Credit akan dinilai melalui kelayakan perusahaan atau [...]