2 November 2011 3 Comments

Lebaran Mbek, Perencanaan Qurban

Sibuk, sibuk, sibuk… dari mulai bulan puasa, kemudian lebaran, kemudian membereskan buku SHOCKING UNITLINK, launching sampai sekarang akhirnya keterusan lupa ngak update Blog tercinta ini…. Perencana Keuangan alias Financial Planner / Financial Advisor macam apa ini? hehehehe   Rasanya dah lama banget yak… Mumpung dah mulai semangat, mari kita nulis lagi n berhubung dah mau deket Idul Adha dimana kita kudu Qurban nih (asal jangan korban perasaaan aja… #eeaa) kali ini kita bahas tentang Lebaran Mbek alias Perencanaan Qurban. Anywaay buuusswaayy… Berkurban kan sebenarnya ritual yang rutin dilakukan oleh setiap umat muslim di Indonesia dan juga di seluruh dunia. Beberapa hewan ternak dapat kita kurbankan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, Allah SWT. Hukum dasar dari berkurban sendiri masih belum terlalu nyata apakah wajib atau sunnah. Namun, dari beberapa hadis disebutkan bahwa mereka yang berkelapangan (dalam arti memiliki rejeki yang cukup) maka sangat disarankan untuk berkurban. Sebaliknya, bagi mereka yang masih belum memiliki kelapangan rejeki, tidak perlu memaksakannya. Akan tetapi dilain pihak, banyak cerita dan informasi yang mengatakan bahwa dengan menyembelih hewan kurban justru membuka jalan rejeki atau menghindarkan kita dari segala macam bahaya.  Oleh sebab itu, apabila memang terdapat kelebihan dana tidak ada salahnya dimulai perencanaan untuk mempersiapkan dana untuk berkurban [...]

13 May 2011 3 Comments

Naik Gaji , 2

Masih membicarakan tentang Naik Gaji, ketika keuangan seseorang terbatas maka seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor akan memperhitungkan kenaikan gaji sebagai bagian dari kenaikan investasi tahunan dari klien nya.  Ini menjadi penting karena untuk bisa memenuhi target investasi dan tujuan keuangan, klien perlu menginvestasikan kelebihan dana yang ada, termasuk dari kenaikan gaji tadi. Anywaaaay buussswaaayy…. Balik ke kenaikan gaji sendiri biasanya baru dinilai berdasarkan performa pekerjaan dari karyawan.  Sering terjadi perhitungan kenaikan gaji juga sudah di sesuaikan dengan bonus yang diterima oleh karyawan atas prestasinya ditahun sebelumnya, kecuali untuk posisi-posisi tertentu diperusahaan seperti marketing dan sales.  Apabila kita sudah melakukan pekerjaan dengan baik dan memberikan prestasi dan kontribusi yang luar biasa pada perusahaan akan tetapi belum mendapatkan gaji yang sesuai, bicarakanlah dengan bagian personalia.  Mungkin saja ada prestasi kita yang terlewatkan. Nah bagi sebagian besar dari kita, apabila jumlah kenaikan gajinya secara persentase dikurangi inflasi dalam persentase tahun tersebut, maka itu jumlah kenaikan gaji realnya.  Contoh, seorang Manajer dengan penghasilan Rp. 10 juta per bulan mengalami kenaikan gaji sebesar 10% menjadi Rp. 11 juta di tahun 2011 ini.  Dengan inflasi laporan BPS sebesar 6.5% tahun 2010 lalu, maka kenaikan gaji real ditahun 2011 dari manajer ini hanya [...]

11 May 2011 1 Comment

Naik Gaji , 1

Judul Naik Gaji atau topic ini biasanya topic favorit banyak orang nih.  Karena inilah ang selalu ditunggu-tunggu oleh kebanyakan karyawan.  Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor pun juga bisa memasukan komponen kenaikan gaji ini kedalam sebuah perencanaan keuangan klien-kliennya.  Nah, pertanyaannya adalah berapa besar kenaikan gaji yang bisa kita harapkan? Ada beberapa metode cara perhitungan yang bisa kita pakai alias perhitungkan dalam rencana kenaikan gaji kita.  Akan tetapi yang harus kita perhatikan adalah, kenaikan gaji seharusnya diperhitungkan kedalam 2 bagian.  Pertama yang disebut dengan penyesuaian kebutuhan dan biaya hidup.  Sewaktu saya jadi Perencana Keuangan di Amerika Serikat komponen ini disebut dengan COLA (bukan Coca Cola ya) atau singkatan dari Cost Of Living Adjustment. Nah COLA ini biasanya memperhitungkan kenaikan penghasilan kita berdasarkan tingkat inflasi yang terjadi di Negara tersebut.  Itulah sebabnya kenapa Badan Pusat Statistik alias BPS di Indonesia akan sibuk untuk “menekan” inflasi diawal-awal tahun sehingga pada saat mereka umumkan (biasanya sebelum pengumuman kenaikan gaji) nilai inflasinya tidak besar.  COLA inilah yang dipergunakan sebagai acuan kenaikan minimum dalam kenaikan gaji tahunan yang diterima oleh pegawai, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai swasta. Sedangkan kenaikan gaji sendiri baru dinilai sebesar nominal atau persentase diatas kenaikan dari inflasi [...]

9 May 2011 0 Comments

Inflasi Musuh Uang Kita? 3

Masih membicarakan tentang inflasi, sebagai seorang Perencana Keuangan atau dikenal dengan Financial Planner / Financial Advisor , harus bisa membedakan produk investasi (real alias bisa mengalahkan inflasi) atau produk pasar modal yang tidak termasuk kategori investasi. Anywaaay buuusswaaayy… karena dari tulisan ke 1 dan ke 2 masih banyak yang bingung tentang inflasi, baiknya dicoba jelaskan lagi dengan bahasa yang (mudah-mudahan) sederhana dan bisa dimengerti yak.  Jadi gini ceritanya, kan setiap Negara termasuk Indonesia itu cetak uang, kalo dikita ya Rupiah donk.  Uang itu ada yang beredar dan ada yang didalam instrument keuangan seperti diperbankan.  Nah ketika uang yang beredar tersebut menjadi banyak jumlahnya, kemudian ketersediaan barang-barang (bisa berupa pangan dll) terbatas, maka teori ekonomi (supply & demand) yang berlaku.  Yaitu ketika barang sedikit atau terbatas sementara uang banyak (dan banyak yang mau belanja) maka harga barang akan merangkak naik. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya inflasi, contohnya seperti awal tahun kemarin ketika panen cabai gagal menyebabkan jumlah cabai menjadi sedikit dan sulit didapat.  Sementara itu orang Indonesia kan harus makan pedes, akibatnya bisa ditebak, cabai merah kecil naik dari sekitar Rp. 33,000 per kilo menjadi sekitar Rp. 100,000 an per kilo.  Nah, efek dari kenaikan harga yang menyebabkan inflasi inilah yang [...]

2 May 2011 5 Comments

Berani Bicara Asuransi, part 2

Masih takut ngomongin asuransi? Atau sekarang sudah mulai Berani Bicara Asuransi?  Perlu diingat bahwa dalam sebuah proses Perencanaan Keuangan, asuransi memainkan peranan yang sangat penting.  Bahkan didalam konsep Financial Check Up yang benar, seorang Perencana Keuangan/ Financial Planner atau Financial Advisor tidak menyarankan clientnya berinvestasi jika belum memiliki asuransi terlebih dahulu. Saya seringkali mengkritik penggunaan asuransi yang tidak tepat di masyarakat, namun bukan berarti saya enggan membahas manfaat asuransi. Perlindungan atau proteksi, itulah yang dicari. Tahukah anda? bahwa asuransi yang wajib dimiliki oleh semua lapisan masyarakat (tidak memandang usia; memiliki tanggungan atau tidak) adalah asuransi kesehatan. Perlu diingat bahwa ada 2 jenis asuransi kesehatan, yakni rawat jalan dan rawat inap. Rawat jalan berarti ketika kita sakit, diperlukan biaya ke dokter dan pengobatan dilakukan sambil jalan (tidak harus menginap di rumah sakit).  Khusus untuk rawat jalan, sebenarnya lebih cocok di cover oleh asuransi yang kita dapatkan dari kantor (asuransi group), bukan perorangan.  Mengapa?  Karena perusahaan penyedia jasa asuransi kesehatan rawat jalan perorangan hampir sulit untuk dijumpai, kalaupun pernah ada, premi yang harus dibayarkan sangat tinggi. Selain itu asuransi kesehatan rawat jalan juga tidak bisa menggunakan Double Claim , artinya bila kita sudah claim ke kantor, penyedia jasa asuransi lain belum tentu [...]