29 April 2011 4 Comments

Asuransi Pendidikan, Perlu Nggak? 3

college 3 game

Pasti masih menunggu jawaban dari pertanyaan diatas: Asuransi Pendidikan, Perlu Nggak?.  Sekarang kita akan membahas produk asuransi ini dari sisi seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor , termasuk juga keunggulan dan kelemahan dari produk ini. Anywaaaayyy buuussswaaayy….  Menyambung dari tulisan terakhir di artikel sebelumnya mengenai kebutuhan biaya pendidikan yang akan mencapai milyaran tersebut, pertanyaannya kemudian adalah, ketika kita akan menggunakan produk asuransi pendidikan kita bisa minta dihitungkan berapa besar premi yang harus kita bayarkan dan bandingkan dengan nilai tabungan pendidikan yang dapat ditarik ketika masa penarikan tiba.  Kalau dibandingkan antara biaya pendidikan yang dibutuhkan dengan hasil akhir (atau ilustrasi) yang didapatkan dari asuransi pendidikan, nah dari situ dapat dilihat apakah dana yang akan diberikan cukup untuk memenuhi kebutuhan biaya-biaya sekolah. Hati-hati dan harus selalu diingat bahwa biasanya illustrasi dari perusahaan asuransi memberikan nilai investasi yang dapat ditarik (dibagikan) dalam nilai uang sekarang.  Sebagai contoh sebuah produk diilustasikan dapat memberikan biaya pendidikan untuk masuk SD sebesar Rp. 5 juta, nah nilai Rp. 5 juta itu adalah untuk nilai saat ini.  Sudah barang tentu biaya untuk masuk SD beberapa tahun lagi (anggap 4 tahun lagi) sudah naik karena inflasi pendidikan yang tinggi tersebut, sehingga nilai yang akan diberikan tersebut [...]

27 April 2011 1 Comment

Asuransi Pendidikan, Perlu Nggak? 2

Asuransi Pendidikan, perlu nggak?  Itu pertanyaan yang sering diajukan kepada saya sebagai Perencana Keuangan atau dikenal dengan Financial Planner / Financial Advisor.  Sebelum menjawab perlu atau tidak atau mengetahui kelebihan dan kelemahan dari produk ini maka ada baiknya kita mengerti dahulu proses sebuah perencanaan dana pendidikan.  Gimana caranya? Pertama-tama kita harus menentukan kemana anak akan dikirimkan untuk bersekolah.  Nah, berdasarkan target tujuan pendidikan tersebut kemudian kita akan melakuan perhitungan berapa besar biaya pendidikan tersebut saat ini.  Dengan menggunakan metode Time Value of Money, seorang Perencana Keuangan dapat membantu menghitung kebutuhan dana tersebut dimasa yang akan datang sesuai dengan tahapan kapan anak kita akan masuk sekolah yang ingin dibiaya. Anywaaay buuussswaayyyy…. Disinilah kemudian kesalahan tersebut terjadi.  Banyak orang salah dalam mengartikan dan melakukan perhitungan biaya pendidikan ini.  Salah satu statement saya yang sangat mengejutkan dan banyak di quote di beberapa media cetak dan online adalah, dengan biaya pendidikan 4 tahun kuliah di Universitas standar rata-rata fakultas FISIP atau Ekonomi saat ini sebesar Rp. 70 juta, maka dihitung dengan menggunakan inflasi 10% saja, dalam waktu 15-16 tahun lagi biaya pendidikan tersebut akan menjadi Rp. 400 juta. Bayangkan betapa tingginya.  Perhitungan tersebut hanya menggunakan kenaikan 10%.  Seperti yang kita ketahui bersama bahwa inflasi [...]