27 May 2016 3 Comments

Tips dan Trik Belanja Bijak, Part 2

shopping 3

Tweet Duit bulanan boros banget, ngak bisa nabung, ngak bisa investasi, artinya kamu ngak tau Tips dan Trik Belanja Bijak alias bagaimana cara mengatur keuangan bulanan dengan baik dan benar kan?  Gimana sih cara yang praktis ngaturnya?  Mau tau beneran atau mau tau aja nih? Oke deh Anyyyywaaaay buswaaaay…… Pertama ambil selembar kertas kosong, buat 4 garis lurus dari atas kebawah sehingga membentuk 4 kolom.  Nah, diatas setiap kolom tulis “Wajib”, “Penting”, “Senang Kalo Punya” dan “Buang-buang duit.”  Nah setelah itu, setiap Kamu belanja tulis belanjaan Kamu dibawah masing-masing kolom tersebut.  Inget ditulis yang jujur yaaaaa.. Kalau diliat, kategori pertama adalah hal-hal yang Wajib kamu miliki.  Disini adalah uang-uang yang Kamu belanjakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, tempat tinggal dan pakaian atau yang sering disebut dengan kebutuhan pokok.  Sementara itu kategori kedua adalah Penting untuk dimiliki.  Nah biasanya yang masuk didalam kategori ini adalah hal-hal yang bisa meningkatkan kualitas hidup kira sehari-hari, seperti kendaraan, langganan majalah dan koran, gadget, buku, dan lain sebagainya. Ketegori ketika adalah “Senang Kalau Punya” adalah pengeluaran yang sebenarnya bisa ditunda, tapi menyenangkan kalau Kamu bisa belanja / atau memiliki atau bisa menikmatinya sekarang.  Contoh untuk kategori ini misalnya makan diluar bersama keluarga, atau nonton […]

24 May 2016 1 Comment

Tips dan Trik Belanja Bijak, part 1

Shopping 1

Tweet Tips dan Trik Belanja Bijak, Kamu Mau kaya? Yakin? Well, Kunci utama dalam membangun sebuah kekayaan terletak di cara kita belanja, apakah kita belanja dengan baik, benar dan bijak atau ngak?.  Pertanyaan sebenarnya adalah, apa sih yang dimaksud dengan belanja bijak itu?  Apakah beli mobil termasuk bijak?  Apakah ganti sofa dirumah juga termasuk bijak?  Yuuuuukkk kita bahas supaya bisa tahu apa bedanya niiiih… karena ketika bicara urusan belanja, masih banyak orang yang ngak bisa bedain antara kebutuhan dan keinginan, bijak atau ngak bijak….. so… Anywaaaaay buswaaaaay….., belanja sebenernya bisa saja menjadi bijak atau bahkan sebaliknya menjadi buang-buang uang.  Sebagai contoh, beli sofa tadi ketika sofa dirumah sudah reot dengan kain sobek dan besi/kayu nonjol dimana-mana, belum lagi bokong ketusuk-tusuk, dan semua penderitaan lainnya, nah kalau ini mah sudah pasti termasuk kategori belanja bijak.  Meskipun sebenernya masih bisa dibetulin tuh sofanya dan mungkin biayanya jauh lebih murah. Tapi, kalau kamu ganti tuh sofa lama dengan sofa baru hanya karena menyambut lebaran atau tahun baru supaya keliatan baru dan fresh, nah itu baru buang-buang duit.  Apalagi kalau Kamu kemudian tanya ke manajer toko ato pelayannya kalo ada cicilan tetap atau easy payment, itu udah tanda-tanda kalau Kamu “maksa” beli sofa yang […]

14 November 2012 1 Comment

Masyarakat Gemar Belanja , jilid 2

Tweet Kembali kepada kondisi Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor yang juga harus mengerti kondisi dimana masyarakat Indonesia yang gemar berbelanja.  Namun, melihat kenyataan yang ada lalu pertanyaan yang tadi mencuat wajib dijawab, apakah masyarakat Indonesia mempunyai daya beli yang besar sehingga bisa menahan gejolak krisis ekonomi dunia dan tetap banyak belanja-belanja?.  Jawabannya mungkin Iya.  Pertanyaan berikutnya adalah apakah belanja mereka menggunakan uang pribadi atau dibiayai dari hutang konsumtif seperti kartu kredit dan kredit tanpa agunan?. Annnyyyywaaaayy Busswaaayyy…… Melihat agresifnya penerbit kartu kredit dalam menjaring nasabah baru untuk mendapatkan kartu kredit mereka, tidak mustahil bahwa sifat konsumtif tersebut dibiayai oleh hutang.  Kenyataan bahwa jumlah kredit macet sudah mencapai 2 digit (data ini sering disembunyikan) menunjukan bahwa jumlah pemakaian kartu kredit yang meningkat dan jumlah kredit macet yang juga jauh lebih meningkat. Tidak hanya belanja yang menggunakan hutang, barang-barang yang kemudian dibeli atau konsumsi belum tentu barang-barang buatan dalam negeri karena orang Indonesia termasuk “gila” barang import alias barang luar negeri yang secara otomatis kontribusi ke masyakarat dan negara tidak sebesar yang diperkirakan.  Hal ini kembali berhubungan dengan gengsi tadi, dengan dalih barang-barang luar negeri mempunyai kwalitas mutu yang lebih baik. Kalau sudah begini, apakah benar ekonomi Indonesia kuat […]

16 March 2012 3 Comments

Masyarakat Gemar Belanja, jilid 1

Tweet Perencana Keuangan alias Financial Planner / Financial Advisor ngak hanya tau teori-teori perencana keuangan tapi juga harus bisa melihat kondisi makro dan mikro.  Banyak orang percaya bahwa Amerika dan Eropa masih terpuruk.  Tidak bisa disangkal penurunan rating Amerika tahun lalu memberikan andil bertiupnya angin negatif yang diikuti oleh kepanikan bursa di Amerika yang diikuti oleh bursa-bursa lain diseluruh dunia.  Eropapun tidak kalah mencekamnya, kemungkinan Yunani gagal bayar semakin besar dan juga memberikan dampak negatif di Eropa.  Ditambah dengan Itali yang menyatakan tidak berdaya terhadap krisis di negaranya.  Dengan segala kegaduhan di Amerika dan Eropa pertanyaan yang mengusik saya cukup simpel, apakah Indonesia juga kena imbas ini?.  Secara indikator ekonomi saja, krisis global yang dimulai dari tahun 2008 lalu yang berdampak sangat parah di Amerika Serikat yang diakibat produk keuangan yang sangat agresif yang disebut dengan suprime mortgage tidak terlalu berdampak secara significant di Indonesia.  Malah yang sekarang lebih heboh alias bikin kita ribet adalah masalah politik lokal yang saran dengan intrik-intrik korupsi seperti kasus Nazarudin dan Angie. Anyyywaaayy Buuusswaaayy…. Selama beberapa tahun terakhir saya juga mengamati prilaku masyarakat di kota-kota besar (seperti di Jakarta, Bandung dan Surabaya saja) menunjukan bahwa setiap saya datang ke pusat perbelanjaan alias Mal selalu […]