Naik Pesawat Bisa Mendekatkan Diri ke Tuhan

Saya hobby terbang… maksudnya baik terbang dalam pesawat komersial untuk talkshow atau pelatihan di daerah-daerah ataupun menerbangkan pesawat sendiri. Yes, betul saya seorang pilot dan saya mempunyai ijin alias pilot license (meskipun sejak pulang ke Indonesia udah ngak berani bawa pesawat kecil… for very many reason). Anyway buswaayy…. Menerbangkan pesawat memberikan kepuasan banget. Disaat pesawat airborne (bahasa kita nya sih lepas landas), ketika pesawat Cessna 172 mencapai kecepatan 210 knot dan stick (istilahnya Yolk) ditarik kebelakang, roda depan pesawat terangkat, disaat itulah Sky is the limit… tidak ada batasan… bisa terbang kemana saja seperti burung…. Sumpah ngak ada perasaan yang bisa menandingi kalau kita duduk di cockpit pesawat, baik itu pesawat kecil baling-baling, turboprop, private jet, maupun komersial (yeeess dulu saya sering banget minta duduk di jump-seat di cockpit untuk ngeliat Kapten dan First Officer sibuk persiapan untuk take-off and landing, tapi sejak peristiwa Adam Air nyusruk ke laut katanya udah ngak boleh lagi minta duduk di jump-seat… hehehe) Tapi kali ini beda. Saya dalam perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya juga dari Surabaya ke Jakarta kemarin menggunakan pesawat komersial. Nggak ngerti kenapa kok si Kapten seneng banget memilih jalur penerbangan yang banyak awannya. Dan terguncang-guncanglah pesawat tersebut, serasa [...]





