Archive | Personal Story RSS feed for this section

28 July 2016 1 Comment

Umur Berapa Anak Diajarin Tentang Uang?

rupiah 3

Tweet Itu kira-kira pertanyaan dari seorang wartawan yang siang-siang tiba-tiba telpon saya.  Wartawan ini mencoba menjelaskan bahwa ada salah satu kampus yang sekarang mengajarkan mahasiswa/wi nya dikelas investasi.  Saya jawab, walah itu mah udah lama mbak, sekarang banyak kampus-kampus keren dan beken yang punya ruangan khusus buat trading saham yang disebut dengan “pojok investasi”.  Ngak tau kenapa namanya begitu yang pasti sih ruangannya emang dipojok.  TAPI, rata-rata ruangan tersebut kosong. Lho, kenapa gitu pak?  Kata wartawan tersebut Ya karena, kalau pelajar atau mahasiswa/wi ngak tau mereka invest untuk apa mana ada yang mau invest.  Jawab saya.  Makanya mereka lebih baik diajarkan dulu untuk punya tujuan keuangan, diajarkan cara mengelola duit jajan mereka, baru deh kepikiran buat investasi. Coba aja anak kuliahan cowo disuruh bayangin kalo dia lulus kuliah dah bisa punya apartemen sendiri (baca; rusunami), atau bisa punya mobil sendiri?  Kebayang kan berapa cewe yang kebelet sama dia (kalo ngajarin mereka harus diiming2in bonus dapet pacar soalnya).  Ato yang cewek daripada jadi consumer online shop gimana kalo punya modal untuk punya toko online (cewek demen nih biasanya). Oooooh gitu ya pak, jadi anak kuliahan sebenarnya udah telat ya kalo diajarin keuangan dan investasi pak?  Tanya wartawan lagi (nanya melulu yak […]

14 July 2016 0 Comments

Kenapa Invest? Mikir!!!

Invest 2

Tweet Saya terlibat dalam suatu imaginary conversation dengan beberapa orang “teman” yang ngotot mengatakan tidak perlu berinvestasi sampai kapanpun.  Percakapannya kurang lebih seperti ini: Teman Ngotot (TN) :  Halah buat apaan sih pake-pake ngerencanain keuangan, apalagi ngurusin investasi?, ribet banget idup lo !!   Saya (Sy)               : Nah haruslah, tanpa rencana lo ngak akan tau lo mau kemana kan, dalam hidup ngak ada salahnya dibuat serba terencana.   TN                        :  Ngapain ngotot sih, tenang aja rejeki udah ada yang ngatur, kayak ngak percaya sama Tuhan aja.   Sy                         :  Wah salah tuh, justru Tuhan ingin kita berusaha dulu, namanya Ikhtiar, abis itu baru kita serahkan diri kita, namanya Pasrah.  Jadi Ikhtiar sama Pasrah ya pasangan bro.  Pasrah doang tanpa ikhtiar mah sama aja boong.   TN                        :  Tenang aja, nyokap gue (ketauan kan angkatannya pakek kata nyokap), dulu bisa tuh kuliahin gue, padahal duit dia nge pas.   Sy                         :  Berapa biaya kuliah lo dulu?  Rp. 4 juta selama 4 tahun?  Tau ngak sekarang untuk kuliah kampus keren (level A), itu sekitar Rp. 185 juta untuk 4 tahun?  Sementara kalo anak lo baru umur 1-2 tahun, berarti sekitar 17 tahun lagi biaya kuliah anak lo bisa jadi sekitar Rp. 1,8 […]

9 October 2015 0 Comments

Tantangan Pemimpin Perusahaan

CEO

Tweet Karena saya sendiri seorang “entrepreneur” maka sering didaulat untuk sharing session pengalaman jatuh bangun menjadi seorang “pengusaha”.  Nah, Dalam banyak kesempatan membawakan materi Entrepreneurship, salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah, hal apa yang tersulit ketika kita menjadi seorang Entrepreneur atau pemilik dari suatu usaha. Jawaban saya adalah berurusan dengan manusia aka karyawan. Teman-teman yang berlatar belakang psikolog atau berkarir di bagian HR pasti setuju dengan statement saya tersebut. Ketika kita berurusan dengan produk, relative mudah, berurusan dengan angka juga relative mudah, akan tetapi ketika kita berurusan dengan manusia (karyawan), maka tantangannya akan berbeda. Mengapa? Karena setiap orang adalah unik dengan kelebihan dan kelemahan serta mereka mempunyai keinginan dan sifat yang berbeda-beda. Sebagai penggiat usaha, salah satu tantangan terbesar adalah mendapatkan pekerja alias karyawan yang ideal. Kalau mencari karyawan biasa saja susahnya minta ampun, kebayangkan apalagi mencari seorang pimpinan atau pemimpin, baik itu disebuah usaha, kumpulan, sekolah, mahasiswa, organisasi, partai bahkan negara dan dalam tingkatan atau bentuk apapun. Ketika memilih karyawan biasa, apabila karyawan tersebut melakukan kesalahan, maka dampaknya relative tidak terlalu besar pada sebuah perusahaan. Akan tetapi ketika kita salah memilih pemimpin perusahaan, dan ternyata tidak dapat bekerja sesuai ekspektasi kita, maka dampaknya bisa berantakan semua. Itulah […]

20 December 2013 2 Comments

Mauku Ini, Apa Mau Mu?

Tweet Lagi-lagi saya telah gagaaaaal dalam memenuhi janji dan komitmen untuk nge blog setiap minggu…..  jadwal parah berantakan tapi tetap Alhamdulillah dan disyukuri.  Akhir tahun kan? soooo… mulailah buat Resolusi untuk tahun 2014.. ini sebagian dari Resolusiku: 1.  Masih terus termimpi-mimpi punya Masjid (mini Nabawi) Pesantren daerah Cipularang (semogaaa terkabul… entah kapan) 2.  Projek besar disalah satu institusi keuangan semoga jebol 3.  Tim IARFC, AFC, AFC Academy dan Aidil Akbar Madjid & Associates makin solid. 4.  Waktunya siap-siap untuk seleksi pengkaderan akhir tahun 2014 ke 2015 tim AAM & Associates 5.  Kelas CI dan Partner Pengajar semakin banyak dan tumbuh, kalau di 2013 udah punya sekitar 7-8 kota, target tahun 2014 harus punya di 15-20 kota. 6.  Projek property luar kota dan dalam kota bisa terlaksana 7.  Family… family… family… 8.  Pengen umroh lagi, udah 2 tahun nih absen…. 9.  Acara Besar Keuangan 10.  Jalan-jalan, target tahun ini:  Turky, Laos/Burma/Kambodia 11.  Akhir tahun (New Year) ke New York enak kali yaaa Itu kira-kira mauku… jadi sekarang apa mau mu?

20 December 2010 3 Comments

Naik Pesawat Bisa Mendekatkan Diri ke Tuhan

Tweet Saya hobby terbang… maksudnya baik terbang dalam pesawat komersial untuk talkshow atau pelatihan di daerah-daerah ataupun menerbangkan pesawat sendiri.  Yes, betul saya seorang pilot dan saya mempunyai ijin alias pilot license (meskipun sejak pulang ke Indonesia udah ngak berani bawa pesawat kecil… for very many reason). Anyway buswaayy…. Menerbangkan pesawat memberikan kepuasan banget.  Disaat pesawat airborne (bahasa kita nya sih lepas landas), ketika pesawat Cessna 172 mencapai kecepatan 210 knot dan stick (istilahnya Yolk) ditarik kebelakang, roda depan pesawat terangkat, disaat itulah Sky is the limit…  tidak ada batasan… bisa terbang kemana saja seperti burung….  Sumpah ngak ada perasaan yang bisa menandingi kalau kita duduk di  cockpit pesawat, baik itu pesawat kecil baling-baling, turboprop, private jet, maupun komersial (yeeess dulu saya sering banget minta duduk di jump-seat di cockpit untuk ngeliat Kapten dan First Officer sibuk persiapan untuk take-off and landing, tapi sejak peristiwa Adam Air nyusruk ke laut katanya udah ngak boleh lagi minta duduk di jump-seat… hehehe) Tapi kali ini beda.  Saya dalam perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya juga dari Surabaya ke Jakarta kemarin menggunakan pesawat komersial.  Nggak ngerti kenapa kok si Kapten seneng banget memilih jalur penerbangan yang banyak awannya. Dan terguncang-guncanglah pesawat tersebut, […]