Archive | Kondisi Pasar RSS feed for this section

16 March 2012 0 Comments

Masyarakat Gemar Belanja, jilid 1

Perencana Keuangan alias Financial Planner / Financial Advisor ngak hanya tau teori-teori perencana keuangan tapi juga harus bisa melihat kondisi makro dan mikro.  Banyak orang percaya bahwa Amerika dan Eropa masih terpuruk.  Tidak bisa disangkal penurunan rating Amerika tahun lalu memberikan andil bertiupnya angin negatif yang diikuti oleh kepanikan bursa di Amerika yang diikuti oleh bursa-bursa lain diseluruh dunia.  Eropapun tidak kalah mencekamnya, kemungkinan Yunani gagal bayar semakin besar dan juga memberikan dampak negatif di Eropa.  Ditambah dengan Itali yang menyatakan tidak berdaya terhadap krisis di negaranya.  Dengan segala kegaduhan di Amerika dan Eropa pertanyaan yang mengusik saya cukup simpel, apakah Indonesia juga kena imbas ini?.  Secara indikator ekonomi saja, krisis global yang dimulai dari tahun 2008 lalu yang berdampak sangat parah di Amerika Serikat yang diakibat produk keuangan yang sangat agresif yang disebut dengan suprime mortgage tidak terlalu berdampak secara significant di Indonesia.  Malah yang sekarang lebih heboh alias bikin kita ribet adalah masalah politik lokal yang saran dengan intrik-intrik korupsi seperti kasus Nazarudin dan Angie. Anyyywaaayy Buuusswaaayy…. Selama beberapa tahun terakhir saya juga mengamati prilaku masyarakat di kota-kota besar (seperti di Jakarta, Bandung dan Surabaya saja) menunjukan bahwa setiap saya datang ke pusat perbelanjaan alias Mal selalu dipenuhi [...]

5 October 2010 2 Comments

What Goes Up Must Go Down

Begitulah kata Cinta Laura Madjid (ngarep…..) dengan logat England nya (Inggris maksudnya).  Begitu juga hukum grafitasi yang kita kenal.  Demikian juga yang terjadi dengan bursa saham di seluruh dunia maupun di Indonesia.  Jujur lama-lama merinding juga liat IHSG yang posisinya udah di atas 3,500 mau tembus ke 3,600 (hayoo testing teruuss).  Mau beli saham Unilever & United Traktor udah ngak kekejaaarr (saya suka saham dengan awalan U, seperti Uastra Ubumi Utelkom hahaha).. halah ngak nyambung yak.  Apalagi saham-saham lain, mahal?? yess mahal banget… Another bubble? alias gelembung? well you never know.  Kalau sudah seperti ini sebenarnya mudah terbaca bahwa potensi turun di bursa akan lebih besar dari potensi naiknya, permasalahanya adalah KAPAN?  awas lo, jangan tanya saya… jawabannya adalah “Hanya Tuhan yang tahu”.  So, panik??  Naaaah kalau hal tersebut sudah bisa kita prediksikan kenapa harus panik. Seperti halnya Global Krisis yang menyebabkan Penurunan di pasar dibulan Maret, Agustus, Desember 2008 sudah dapat dilihat jauh-jauh hari.  Dalam dunia bisnis dan pasar modal (konon politik juga) dikenal dengan istilah atau ada perkataan yang menyatakan bahwa sejarah akan terulang (history will repeat).  Nah, apabila kita bisa membaca sejarah otomatis kita bisa memprediksikan kedepan (future) tanpa bantuan REG spasi MAMA hihihihi orangnya udah ngak [...]