Archive | Investment RSS feed for this section

2 March 2012 0 Comments

Invest Emas

Siapa bilang seorang Perencana Keuangan alias Financial Planner / Financial Advisor hanya tau tentang cash flow dan mengatur keuangan aja.  Perencana keuangan juga harus mengerti produk-produk keuangan dan investasi termasuk juga investasi atau invest emas. Anyyyywaaaayyyy Buuuussswaaaayyy…. Emas alias Logam mulia sekarang menjadi anak emas., fenomena “borong emas” sejak beberapa tahun terakhir ini menyebabkan harga jual LM tetap tinggi dan terus merangkak naik.  Tidak hanya itu, meskipun harga jual juga tinggi tapi kita akan kesulitan untuk mendapatkan LM dengan gram kecil karena posisi barang yang kosong.  Entah kosong karena PT Aneka Tambang sebagai produsen LM kehabisan stok atau memang toko emas belum mau melepas LM mereka karena kondisi harga yang bisa berubah setiap jam nya. Apabila dilihat secara historis, harga emas Logam Mulia di Indonesia pun secara konstan memang terus meningkat.  Saat ini harga Logam Mulia sudah bertengger diatas atau dikisaran Rp. 500,000 per gram sementara tahun lalu masih berkisar antara Rp. 390,000 – Rp. 420,000.  Tahun lalu di 2011 kenaikan emas juga cukup fantastis sampai dengan pertengahan tahun.  Dan saat itu kurang dari 1 tahun kenaikan harga emas dunia dan terutama LM sudah diatas 25%.  Kalau kita hitung dengan menggunakan rata-rata kenaikan 20% per tahun, maka tidak heran kalau [...]

4 August 2011 1 Comment

Investasi Di Property 2

Pada tulisan sebelumnya dibahas bahwa seorang Perencana Keuangan atau Financial Planner / Financial Advisor yang ber kwalitas pun akan merekomendasikan investasi tidak hanya di produk keuangan kertas (saham, obligasi dll) tapi juga diproduk investasi alternatif lainnya seperti Investasi di property. Anyway Buuusswaaayyy… Memang sebelum kita berinvestasi di property, sebaiknya kita menggunakan jasa konsultan property.  Lalu apa yang harus dilakukan sebagai orang awam yang belum menggunakan jasa pakar property sebelum berinvestasi pada rumah?.  Beberapa tips ringan berikut mungkin dapat membantu kita: Pilihlah perumahan yang dibangun oleh pengembang yang sudah memiliki track-record yang baik.  Gurihnya bisnis property membuat banyak pengembang-pengembang baru untuk terjun kedalam bisnis ini.  Akan tetapi untuk membangun sebuah kawasan yang baru dan terpadu diperlukan sebuah perusahaan yang kuat dan berpengalaman.  Beberapa pengembang baru ada juga yang berafiliasi dengan pengembang atau marketing property berpengalaman sehingga layak juga untuk diperhitungkan. Belilah rumah dilokasi yang pembelinya kebanyakan akan tinggal dirumah tersebut (end user).  Jangan membeli rumah yang banyak dibeli oleh spekulan untuk investasi.  Rumah-rumah dilokasi yang dibeli oleh spekulan kebanyakan akan dibiarkan kosong yang menyebabkan banyak orang tidak pindah dan tinggal di daerah tersebut. Lihat fasilitas yang dibangun atau akan dibangun oleh pengembang.  Adakah sekolah yang baik akan dibangun didaerah tersebut.  Apakah [...]

26 July 2011 2 Comments

Investasi Di Property 1

Jangan sampai ketinggalan!!, Senin harga naik.  Kalimat itu yang sering kita dengar dan lihat di TV setiap Sabtu & Minggu pagi.  Iklan pengembang property tersebut secara agresif menawarkan “dagangan” nya setiap minggu sehingga kita sampai hapal kata-kata sakti mereka tadi.  Property?  Yes, itu adalah salah satu alternatif wahana investasi yang bisa kita pergunakan. Anywaaayyy Buusswaaaayy…. Diversifikasi alias memilah-milah dana kita kedalam beberapa keranjang investasi adalah kata yang sangat ampuh dalam suatu keberhasilan sebuah investasi.  Hasil riset dari pakar di luar negeri menyatakan bahwa diversifikasi menyumbang lebih dari 90% keberhasilan sebuah investasi atau portfolio investasi. Cakupan yang lebih luas dari diversifikasi tidak hanya berinvetasi pada produk keuangan maupun non-keuangan didalam negeri.  Salah satu aset yang layak dipakai sebagai alat untuk berinvestasi adalah property. Pengalaman pribadi dari keluarga saya menunjukan bahwa investasi yang dirasa paling simple tapi bisa memberikan hasil yang baik adalah pada property.  Hasil tabungan selama bertahun-tahun serta uang dinas keluar kota dan keluar negeri yang ditabung oleh orang tua saya menghasilkan rumah pertama mereka.  Dari satu rumah berlanjut ke rumah ke dua, ke tiga dan seterusnya.  Tentu aja waktu itu harga tanah belum semahal sekarang, akan tetapi penghasilan dan daya beli orang tua saya juga tidak sebesar sekarang. Property [...]

8 April 2011 4 Comments

Amankah Dana & Investasi Saya? 2

Setelah menjadi Perencana Keuangan atau Financial Planner, di Amerika saya disebut dengan Financial Advisor selama 6 tahun di Amerika Serikat dan pulang ke Indonesia, salah satu keterkejutan saya dengan orang Indonesia adalah bahwa ternyata masih banyak anggota masyarakat yang tidak bisa membedakan antara menyimpan uang dengan berinvestasi.  Apabila menyimpan uang dirumah atau berbentuk tabungan dibank saja mengandung resiko, apalagi yang namanya berinvestasi.  Satu hal yang harus selalu diingat adalah bahwa tidak ada satupun investasi yang tidak memiliki resiko 100%.  Oleh karena adanya resiko inilah, maka dari itu kita harus melakukan analisa sebelum berinvestasi untuk meminimal kan resiko tersebut (bukan menghilangkan). Anywaaaayy Buuussswaaaaayyy…. lalu bagaimana cara meminimalisasi resiko tersebut?  Banyak cara yang bisa dilakukan.  Pertama harus selalu diingat bahwa resiko investasi selalu berbanding lurus dengan hasil investasinya.  Artinya, semakin tinggi bunga atau hasil yang diharapkan maka akan semakin tinggi resikonya.  Adapun sekarang sudah ada beberapa produk investasi yang bisa memberikan hasil investasi yang kompetitif (bukan tinggi) tetapi dengan resiko yang ter kontrol (manage).  Akan tetapi masih banyak saja investor di Indonesia yang tidak menggunakan akal sehat dengan berinvestasi pada produk yang menjanjikan hasil yang tinggi (biasanya karena diburu napsu ingin kaya mendadak). Parti kita sering mendengar istilah Don’t put Eggs in [...]

5 April 2011 0 Comments

Amankah Dana & Investasi Saya? 1

Memang unik dan menyenangkan lho menjadi atau ber profesi sebagai seorang Perencana Keuangan , kalau di luar negeri disebut dengan Financial Planner atau Financial Advisor ini.  Banyak suka dan dukanya termasuk juga senangnya apabila kita bisa memberikan “pencerahan” alias edukasi tentang tabungan dan investasi. Anywaaayy bussswaaayyy.. terlepas dari kasus tante MD yang heboh “nyuri” uang nasabahnya… eh ternyata ya masih banyak anggota masyarakat yang tidak bisa membedakan antara menabung dengan berinvestasi.  Wow, pantesan aja mereka semua salah dalam mengelola keuangan mereka.  Banyak orang yang beranggapan bahwa berinvestasi seperti di reksadana mirip atau sama dengan menempatkan uang pada tabungan dan deposito.  Padahal tidak demi kian. Kenyataanya secara praktek (ingat sering kali teori yang kita pelajari di teks book Perencana Keuangan berbeda dengan di lapangan, itulah pentingnya Perencana Keuangan mengerti tentang investasi) bahwa investasi pada produk keuangan seperti Reksa Dana pun juga sering menuai badai.  Reksa Dana di Indonesia beberapa kali mengalami penurunan yang cukup drastis yaitu ditahun 2003, 2005, dan 2008 ketika terjadi krisis global kemarin.  Penurunan tersebut terjadi untuk beberapa jenis reksadana yang berbeda.  Lalu ada juga bank yang kolaps serta beberapa bank yang mungkin nyaris kolaps tapi tidak diketahui oleh masyarakat umum. Sebagian besar dari kita mungkin mulai berfikir, [...]