Archive | Insurance / Asuransi RSS feed for this section

22 April 2015 0 Comments

Kesalahan Kamu Ketika Beli Rider Asuransi, part 1

Tweet Statistik di kantor kami menyatakan bahwa dari 10 orang yang beli asuransi, terutama asuransi jiwa, ternyata 15 salah.  Lho kok angkanya bisa begitu? Bisa lebih besar? Yes, salah satu kesalahan yang paling banyak dilakuin oleh masyarakat adalah, mubazir, alias membeli asuransi tambahan atau dikenal dengan rider, yang sebenarnya blom tentu kamu kamu butuhin.  Lha trus kok beli? Ya itu tadi, agennya main asal jual atau asal nambahin tanpa kamu-kamu ngerti apa yang kamu beli. Trus gimana donk? Rider mana yang kamu butuhin?  Nih kita bahas singkat yak.  Ada Banyak rider dan kita akan kupas beberapa yang sering “favorit” ditambahin ke produk asuransi jiwa yang kamu beli.  Kalo ngak percaya coba cek sekarang. Asuransi Tambahan Waiver Premium Harus diingat bahwa setiap perusahaan asuransi mempunyai definisi yang berbeda-beda, akan tetapi maksud dan tujuannya hampir sama.  Nah, Waiver Premium ini adalah asuransi Pembebasan Premi karena ketidak mampuan total.  Intinya, asuransi ini sebenarnya mengasuransikan premi yang kamu bayarkan, sehingga apabila kamu tidak mampu membayar, maka “ceritanya” perusahaan asuransilah yang akan meneruskan membayarkan premi. Cek dulu maksud dari “ketidak mampuan total” itu seperti apa?  Trus ada masa tunggunya ngak? Biasanya kamu harus bisa dibuktiin dulu tidak mampu membayar minimum 6 (enam) bulan terlebih dahulu [...]

25 February 2015 0 Comments

Kesalahan Ketika Beli Asuransi

Tweet Didalam buku saya SHOCKING UNITLINK yang cukup membuat SHOCK banyak orang sehingga bukunya udah susah dicari (ppppsssssst siap siap bukunya mau diterbitkan ulang oleh penerbit besar… so nantikan di toko buku), saya mengatakan bahwa 9 dari 10 orang yang sudah membeli asuransi, terutama asuransi jiwa dan datang ke berkonsultasi ke kantor kami, ternyata asuransi yang mereka beli salah.  Salahnya sendiri bisa bermacam-macam, dan akan langsung dibahas dibawah ini. Niat mau investasi, beli produk asuransi. Ini kesalahan yang paling banyak dan sering terjadi.  ASURANSI = PROTEKSI.  Kalau mau investasi ya ke produk investasi seperti property, saham, obligasi, reksadana, emas batangan, dan masih banyak produk investasi lainnya, BUKAN ke asuransi.  Begitu dicampur dan dilakukan, udah pasti biayanya sangat tinggi, mahal dan akibatnya hasilnya sangat tidak maksimal.  Nyeselnya belakangan.. Niat beli asuransi kesehatan, kebeli produk asuransi jiwa Ini juga menempati kesalahan terbanyak alasan orang beli asuransi dan salah beli asuransi.  Asuransi kesehatan itu sejatinya masuk ke kategori asuransi umum (kerugian), tapi bisa juga dijual di perusahaan asuransi jiwa, sebagai asuransi tambahan (rider).  Banyak orang yang dicek ternyata tidak butuh asuransi jiwa (contohnya anak), ternyata beli juga karena butuh asuransi kesehatannya. Lha, kan bisa beli kesehatan langsung. Mengasuransikan Anak dengan Asuransi Jiwa Ini [...]

25 April 2014 0 Comments

Asuransi Profesi

Tweet Sambil nunggu giliran mengajar kelas asuransi di Bandung, padahal tadi pagi masih shooting/siaran di NetTV tentang Investasi abal-abalan, dan melihat kasus yang sedang ramai dalam 2 minggu ini tentang “oknum” FP, jadi membuat berfikir apakah asuransi profesi untuk Financial Planner sudah mulai dibutuhkan? Meskipun di Amerika dan dibanyak negara di luar negeri profesi Perencana Keuangan sudah memiliki asuransi profesi dan sudah wajib untuk memiliki asuransi profesi untuk melindungi profesi dan keputusannya, saya masih berfikir panjang tentang implementasi asuransi ini di Indonesia, kenapa?  Karena: 1. Polis dan asuransinya sendiri belum ada, 2. Profesinya sendiri belum ada landasan hukum, sekarang baru mau dibuat (jangan takut, hasil penelusuran saya ternyata di Indonesia sendiri belum ada yang namanya Investment Act untuk melindungi konsumen dari jenis investasi apapun)… supriseeeee 3. Asuransi ini sendiri biasanya hanya akan membayar kerugian apabila kerugian tersebut terjadi karena sebab yang tidak disengaja dan tidak bisa dipastikan Dengan kata lain, kerugian yang terjadi karena ada unsur kesengajaan, misalnya tidak lengkap riset sebelum merekomendasikan produk, atau terjadi conflict of interest karena menerima komisi penjualan produk tapi tidak diketahui dan disetujui nasabah, atau conflict of interest terjadi karena bisnis/investasinya ternyata dimiliki atau terafiliasi langsung atau tidak langsung sementara klien tidak mengetahuinya, atau [...]

14 March 2014 0 Comments

Asuransi Penyakit Kritis? SALAH BELI tuh part 2

Tweet Nama saya Aidil Akbar Madjid dan saya Perencana Keuangan, Financial Planner / Financial Advisor lebih dari 15 tahun di US dan Indonesia.  Halah… jualaan.. Menyambung dari artikel minggu lalu di blog ini bahwa ternyataaaaa buat kamu-kamu yang sudah beli asuransi Critical Illness…. Eeeeh salah lagi … salah beli lagi… udah unitlink nya salah, sekarang Critical Illness nya salah.  Eh emang dimana letak salahnya? Liat artikel minggu lalu, yang namanya Critical Illness itu artinya BUKAN PENYAKIT KRITIS, karena TIDAK ada penyakit yang disebut KRITIS, ngak percaya? Coba tanya dokter deh.  So jadi KRITIS itu adalah apa?  Kondisi dimana kita sudah kena penyakit dan parah, harapan hidup tipis, sebelum ajal menjemput. Kuncinya adalah BACA POLIS anda karena trik dan rahasianya terletak didalam polis.  Sekarang Mari saya kasih contoh yang mudah aja, yang paling gampang di identifikasi adalah sakit Kanker.  Di kebanyakan polis Critical Illness disebutkan bahwa pembayaran polis baru dilakukan apabila Kanker sudah termasuk dalam kategori Tumor Ganas yang menyebar. Nah, didalam terminology kedokteran, tumor ganas menyebar tersebut termasuk didalam kategori Kanker stadium 4.  Dengan kata lain, kalau anda baru terdiagnosa Tumor jinak atau Kanker stadium 1, yeeeesss.. duit anda tidak dibayar alias tidak keluar, karena masih belum masuk definisi yang [...]

7 March 2014 0 Comments

Asuransi Penyakit Kritis ? SALAH

Tweet Asuransi Penyakit Kritis salah? Lho? kok salah? kenapa salah?…. Saya sendiri kurang mengerti darimana asalnya terjemahan tersebut yang menurut saya pribadi salah dan membingungkan banyak orang. Di dalam dunia asuransi terdapat produk “asuransi tambahan” yang bernama Critical Illness. Sekilas kalau diterjemahkan secara gamblang begitu saja maka memang betul Critical artinya Kritis sementara Illness bisa berarti penyakit.  Permasalahannya justru disini letak kesalah pahamannya.  Saya sudah bertanya ke banyak dokter tentang sebuah penyakit yang bernama Kritis, dan jawabannya selalu:  Tidak ada penyakit bernama kritis. Lalu saya tanya lagi, bagaimana dengan penyakit Jantung, Stroke, Darah Tinggi, Cancer dan lain-lain.  Betul itu beberapa jenis penyakit yang sering dibilang “mematikan” atau penyebab kematian tertinggi di Indonesia, tapi bukan kritis. Lalu apa sebenarnya Critical Illness Insurance tersebut?  Kalau diperhatikan baik-baik yang dimaksud dengan Critical disini adalah suatu kondisi dari kata sesudahnya yaitu penyakit.  Yang artinya, dengan kata lain adalah:   Critical Illness Insurance adalah suatu asuransi yang akan membayarkan klaim anda ketika kondisi penyakit yang anda derita telah didiagnosa dalam keadaan KRITIS. Bingung?  Coba buka polis asuransi anda dan baca baik-baik kondisi kritis seperti apa yang diperyaratkan perusahaan asuransi sebelum anda bisa klaim Critical Illness Insurance anda? eng ing eeeeeng…..

Top offer http://usmedstock.com {:&& drugs online allowing for medicaments and health products.