Belajar dari Botol Acar
Tulisan ini bukan milik saya, ada yg posting di milis HIPMI dan saya Copy Paste apa adanya. Karena tidak ada informasi ataupun link tentang siapa penulisnya, maka saya tidak bisa meminta ijin ataupun memberikan kredit kepada si penulis. Akan tetapi karena isinya sangat bagus, maka saya rasa tidak ada salahnya untuk di share ke teman-teman pembaca blog saya. Semoga bermanfaat. ================================================================================== Setahuku, botol acar besar itu selalu ada di lantai di samping lemari di kamar orangtuaku. Sebelum tidur, Ayah selalu mengosongkan kantong celananya lalu memasukkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Sebagai anak kecil, aku senang mendengar gemerincing koin yang dijatuhkan ke dalam botol itu. Bunyi gemericingnya nyaring jika botol itu baru terisi sedikit. Nada gemerincingnya menjadi rendah ketika isinya semakin penuh. Aku suka jongkok di lantai di depan botol itu, mengagumi keping-keping perak dan tembaga yang berkilauan seperti harta karun bajak laut ketika sinar matahari menembus jendela kamar tidur. Jika isinya sudah penuh, Ayah menuangkan koin-koin itu ke meja dapur, menghitung jumlahnya sebelumnya membawanya ke bank. Membawa keping-keping koin itu ke bank selalu merupakan peristiwa besar. Koin-koin itu ditata rapi di dalam kotak kardus dan diletakkan di antara aku dan Ayah di truk tuanya. Setiap kali kami pergi [...]





