18 August 2017 0 Comments

Mau Bisa Merdeka Financial?

merah putih 1Tujuh belas Agustus tahun empat limaaaa….. itulah hari apaaaaaa???……  Yes Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini lhoooo…. Yes, it’s our Independent Day.  Nah, mumpung suasana masih di minggu kemerdekaan ini, ada baiknya kita bahas juga yang berhubungan dengan yaitu Kemerdekaan Financial.  Pertanyaanya adalah, apakah kamu sudah juga Merdeka secara Finansial?

Bingung kan bedain antara merdeka financial dengan hal financial lainnya seperti mapan financial.  Banyak orang bilang, ah itu mah sama aja, tapi banyak juga yang bilang lho kalo merdeka ya pasti berhubungan dengan waktu dooonk.  Banyak juga yang bilang kalo merdeka financial selalu berhubungan duit yang banyak.  Padahal punya duit banyak aja belum tentu merdeka secara financial.  Coba liat tuh orang-orang kaya bergaji gede, apakah mereka merdeka bisa ngelakuin apa aja?

Benar sekali bila Merdeka Finansial kemudian dihubungin dengan duit, tapi tidak serta merta Kamu harus kaya raya dulu untuk bisa merdeka secara finansial.  Merdeka Finansial memberikan Kamu opsi apakah Kamu masih akan terus bekerja terus atau bebas melakukan apa saja tanpa harus merdeka.  Untuk merdeka secara finansial Kamu tidak harus menunggu menjadi tua dan pensiun dulu.  Banyak anak muda yang sekarang sebenarnya sudah merdeka secara finansial tapi mereka tidak mengetahuinya.

Pertanyaanya adalah gimana Kamu bisa merdeka secara finansial?  Merdeka Finansial bisa dicapai dengan berbagai cara dan akan kita bahas satu per satu berikut ini.

Bekerja Freelance

Ternyata bekerja secara freelance atau paruh waktu sendiri sudah memenuhi unsur merdeka (bebas dan tidak terikat), dan apabila kemudian secara finansial bisa memenuhi kebutuhan maka termasuk kedalam kategori ini.  Ketika Kamu bekerja paruh waktu untuk satu atau beberapa institusi dan Kamu menyukai pekerjaan Kamu, maka disaat itu sebenarnya Kamu juga “Merdeka Financial”.

Investasi

Salah satu cara lain untuk mencapai Merdeka Financial adalah dengan cara berinvestasi.  Investasi bisa dalam bentuk apapun.  Syarat utamanya adalah produk investasi tersebut, bisa produk keuangan atau investasi harus bisa memberikan hasil atau return diatas inflasi.  Return atau hasil investasi diatas inflasi sifatnya wajib agar memastikan investasi Kamu bisa terkumpul dan berkembang.

Bisnis

Punya bisnis atau usaha yang sudah berjalan dengan sendirinya atau dijalankan dengan system atau orang lain juga salah satu indikator bahwa Kamu Merdeka secara Finansial.  Ketika bisnis sudah berjalan sendiri atau secara system atau sudah ada yang menjalankan, maka tugas Kamu hanya monitoring bisnis tersebut dan memastikan berjalan dengan baik dan benar.

Aset Produktif

Aset produktif yang bisa menghasilkan uang juga termasuk kedalam salah satu cara agar Kamu bisa menjadi Merdeka Finansial.  Aset produktif bisa berupa kendaraan yang Kamu sewakan atau jadi taxi online, atau property (rumah, apartemen, dll) yang juga bisa disewakan.  Selain itu asset-aset lainnya yang bisa menghasilkan uang secara regular juga termasuk kedalam kategori ini.

Untuk bisa mencapai Merdeka Financial dengan cara mengumpulkan asset/investasi/bisnis diatas Kamu bisa mulai dari sekarang atau bisa belajar bagaimana caranya.  Banyak sekali informasi yang bisa Kamu dapatkan baik secara gratis ataupun melalui kelas dan workshop.  Beberapa yang kami rekomendasikan antara lain kelas Basic Financial Planning info http://bit.ly/BFPJKT2 , Untuk workshop mengelola gaji di Jakarta ada dibulan September info http://bit.ly/PMJKT03 , sementara untuk Reksadana Jakarta info bisa dibuka disini http://bit.ly/RDJKT01 dan disini http://bit.ly/RDJKT01 . Untuk di Jogja, Solo dan Semarang (JogLoSemar / Jawa Tengah) akhir September bisa liat info disini http://bit.ly/PMJOG17  dan disini http://bit.ly/RDJOG17 .

Kalau masih bingung atau mau tanya-tanya seputar kelas, ya hubungin Mas Rey ya via Telp /SMS/WA di 08567035100

Nah, pertanyaanya sekarang adalah, apakah Kamu sudah Merdeka secara Finansial atau belum?  Jawabannya hanya Kamu yang tahu.

Leave a Reply