12 February 2016 1 Comment

Hati-hati Jebakan Unitlink vs Deposito , part 2

Jebakan TikusMenyambung dari tulisan sebelumnya, bahwa ada yang salah dengan proposal yang membuat perhitungan dan membandingkan antara produk asuransi unitlink dengan deposito.  Banyak penjual kemudian berkilah bahwa, “kan ada proteksinya, kalau sakit, penyakit kritis, meninggal dunia, dll”.

Argumen ini justru menunjukan ketidak mengertian penjual tersebut akan produk keuangan.  Mana mungkin produk proteksi dibandingkan dengan produk perbankan simpanan baik tabungan ataupun deposito.  Jelas-jelas beda.  Kembali anda sebagai investor harus cerdas bahwa didalam produk unitlink tersebut sebenarnya terdiri dari 2 produk keuangan yaitu proteksi dan investasi yang digabung, sehingga apabila ingin membandingkan ya harus dengan 2 produk yang mirip dooonk biar fair kaaan.

Anywaaay buswaaaaay (dah lama ya ngak ngomong ini?  Berhubung ada yang request keluar lagi deh).

Yang lebih parah lagi ada saja penjual yang berusaha “menjebak” saya dengan pertanyaan jebakan.  Apakah itu?  Suatu hari seorang penjual asuransi bertanya kesaya sebagai berikut:

“Mas Akbar, Menurut Mas unitlink vs Deposito lebih bagus yang mana?”

Sekilas pertanyaan tersebut terkesan normal.  Dan apabila kamu ngak sadar, seperti banyak nasabah yang sudah beli produk ini, pasti langsung jawab.  Untungnya saya tidak terjebak, dan untungnya saya pernah belajar yang disebut dengan Neuro Linguistic Programming atau dikenal dengan nama NLP.   Mengapa saya bilang pertanyaan ini jebakan?  Karena si penanya sudah tau saya seorang Perencana Keuangan dan akan mengarahkan pertanyaan agar mendapatkan jawaban dari saya kira-kira seperti ini : “Tergantung Kebutuhannya”, ini adalah jawaban klasik seorang Perencana Keuangan.  Betul kan?.

Nooooo…..Wroooong.  Saya tidak menjawab seperti itu, haha kecele dia.

Jawaban saya waktu itu adalah kira-kira seperti ini:

“unitlnk tidak bisa dibandingkan dengan Deposito, karena itu adalah 2 hal yang berbeda”, “bahkan mencoba membandingkan unitlink dengan deposito adalah perbuatan yang bodoh dan membodohi masyarakat.”

Nah, anda bisa bayangkan apabila seorang Perencana Keuangan yang juga mengerti NLP saja masih coba dijebak dengan pertanyaan seperti diatas, apa jadinya dengan anda yang tidak mengerti apa-apa tentang produk keuangan?  Bisa ditebak anda akan pasrah saja membeli produk yang tidak anda mengerti, bahkan membeli produk yang mungkin tidak anda butuhkan.

So, be smart dan berhati-hatilah.  Pelajari produk keuangan dengan baik dan benar sesuai produk aslinya.  Salah satu tempat anda bisa belajar adalah di workshop Basic Financial Planning tanggal 20-21 & 27-28 February 2016, info bisa lihat disini > bit.ly/bfp21jk    untuk yang di Bali bisa ikutan 2 workshop tanggal 25 lihat disini > bit.ly/pm25bal & 26 February, info bisa dilihat disini > bit.ly/rd26bali  untuk yang diluar kota lainnya bisa ikut kelas jarak jauh (pertama di Indonesia), info bisa dibuka disini > ow.ly/XQ8vt

One Response to “Hati-hati Jebakan Unitlink vs Deposito , part 2”

  1. Adrian Luis 18 March 2016 at 11:07 pm #

    Betul banget! Udah jelas 2 hal yang berbeda. Perlu sekalian diajarin NLP supaya makin paham terutama tentang Meta Model.. =)


Leave a Reply