13 January 2015 1 Comment

Salah Invest Bisa Fatal Lho…

Salah invest ternyata bisa berakibat fatal.  Kalau tidak percaya, silahkan tanya ke beberapa orang yang sudah pernah mengalami sendiri.  Kita tidak ngomongin salah invest masuk ke produk abal-abalan yaaaa… itu mah udah pasti uang kamu-kamu pasti ilang blast.  Kita bicara invest ke produk keuangan yang memang sudah ada dan legal karena memang diatur secara undang-undang dan ada regulatornya seperti Reksadana.

Ilmu Perencana Keuangan sudah mulai menyebar di Indonesia, terutama kota besar seperti Jakarta, betul kan?  Dan banyak dari Perencana Keuangan yang berbaik hati membagi ilmunya lewat berbagai media seperti media social dan lain sebagainya.  Permasalahannya adalah berbagi dengan cara berbicara dan tanya jawab langsung dibandingkan dengan satu arah lewat media (apapun bentuknya), pastilah berbeda, apalagi kalau hanya satu arah.

Dalam hal ini, potensi salah memberikan informasi, salah tangkap informasi, salah mengerti, miskomunikasi menjadi sangat besar.  Itulah sebabnya best practice diluar negeri seperti di Amerika sangat ketat.  Kita bahkan harus memberikan pernyataan (disclaimer) untuk setiap bentuk informasi yang kita berikan.  Belum lagi masyakarat kita terbiasa dengan hal-hal yang serba gratisan.

Berfikir bahwa ilmu gratisan yang didapat dari media social sudah cukup dan mumpuni sebagai dasar mereka mengambil keputusan untuk berinvestasi.  Akibatnya bisa ditebak, sering sekali banyak yang salah invest kan?.  Kalau salah invest yang rugi siapa?  Kamu-kamu juga kan?  Tidak hanya rugi uang tapi juga rugi waktu yang udah terbuang.

Sebagai contoh, waktu itu saya dapet BBM curhat dari salah seorang follower (yes, apabila kamu follow akun @WealthHunter saya di twitter dan minta pin BBM akan saya berikan).  Dia curhat bahwa akibat mengikuti saran dari salah seorang sales dan perencana keuangan lain, dia akhirnya invest ke salah satu produk Reksadana.  Setelah invest selama 3 tahun, yang terjadi bukannya uangnya meningkat malah selama 2 tahun pertama Reksadana yang dipilih berdasarkan info terbatas tersebut malah turun, dan tahun ketiga baru naik.  Itupun ditahun ketiga Reksadananya belum kembali penuh ke nominal awal investasinya.  Padahal bila dibandingkan dengan return dari Reksadana lain yang sejenis (yang biasa kami rekomendasikan), ternyata selama 3 tahun malah naik dengan rata-rata diatas 20%/tahun.

Berapa besar kerugian tersebut? Dan apa sih kerugiannya?  Dalam dunia investasi dikenal dengan istilah opportunity risk dan opportunity lost.  Yaitu resiko dan kerugian dari kita berinvestasi disatu produk dibandingkan diproduk lain.  Nah dalam contoh kasus diatas kalau kita hitung misalnya invest 1 kali saja sebesar Rp. 10 juta, dengan rata-rata hasil investasi 20%/tahun di reksadana lain, maka kerugiannya bila dibandingkan dengan memilih Reksadana yang tepat yaitu sebesar Rp. 6 juta selama 3 tahun.

Nah, sekarang bagaimana kalau kamu mencicil investasi bulanan.  Untuk mempermudah kita pergunakan angka Rp. 1 juta/ bulan.  Maka hitung-hitungannya uang kamu berpotensi menjadi sekitar Rp. 49 juta dalam 3 tahun.  Dan bila dikurangi jumlah investasinya sebanyak Rp. 36 juta, maka kerugiannya sebesar Rp. 13 juta.

Bisa dibayangkan dana tersebut kalau diinvestasikan dalam jangka panjang misalnya 18 tahun untuk dana pendidikan, selisih kerugian tersebut berpotensi menjadi Rp. 346 juta dalam waktu 18 tahun lagi…. Kaget? Luar biasa kan?  That’s the beauty of investment.

Itulah sebabnya lakukan pembelajaran yang baik dan benar, jangan salah beli produk investasi hanya berdasarkan informasi sepotong-sepotong.  Ingat kerugian terbesar kita adalah waktu yang tidak bisa diulang lagi.

=======

Sebagai informasi tambahan workshop-workshop kami, semoga bermanfaat.  It’s your decision so better make a smart one.

Kalau Cuma mau tau tentang reksadana, daripada salah invest & salah pilih, ada workshop #CMFC Reksadana tanggal 17 January nya bisa diliat disini >> http://bit.ly/MF17JN

Kalau Cuma mau belajar mengelola keuangan yang baik, kebetulan ada workshop pertama #CPMM di tahun 2015 tanggal 18 January 2015 besok, info bisa diliat disini >> http://bit.ly/PM18JN

Kalau mau serius ilmu yang lebih lengkapnya, bisa ikutan kelas Basic FPnya mulai tgl 24 January, info bisa diliat disini >> bit.ly/BFP24J

Pengen bisa berkomunikasi yang memikat & menghipnotis orang, untuk kerjaan, pasangan, presentasi, jualan dll?  Bisa cek workshop tgl 25 January, info disini >> bit.ly/25npjn

Komplit kan?  Mau tanya-tanya dulu boleh aja, lewat telp di 021-44635752, kalau ngak enak lewat telpon bisa lewat BBM add aja PIN nya di PIN 762FCF32.

Jangan terlambat, ACT NOW!!!

 

One Response to “Salah Invest Bisa Fatal Lho…”

  1. ilham c pane 14 January 2015 at 9:07 am #

    pak..kapan di adakan seminar atau workshop mengenai perencanaan keuangan atau investasi di kota medan ?


Leave a Reply