2 August 2010 10 Comments

Seri 2: Inflasi, Redenominasi, Duit & Investasi Gue Gimana?

Sambungan dari tulisan sebelumnya, kalau tadi kita bicarain inflasi, trus gimana dengan kondisi negara kita sekarang dan kedepannya?  Adakah cara untuk nurunin inflasi ini?  Nah ini jawabnnya…ada berita baru lagi neeeehh… Redenominasi.  Jadi gini, kalau saya secara pribadi sih masih percaya bahwa pemerintah suatu hari akan mengeluarkan uang kertas pecahan Rp. 200 ribu karena inflasi yang tinggi… sementara itu Bank Indonesia sudah dari jauh-jauh hari mengeluarkan wacana Redenominasi.  Nah lhoooooo… mahluk apa lagi itu?

Jadi gini, sebenarnya ini hanya bentuk penyederhanaan dalam hal penulisan dari mata uang kita, dimana kalau sekarang nol nya udah kebanyakan maka ada wacana untuk menghilangkan 000 alias 3 nol dibelakang, tanpa menurunkan nilai uang tersebut.  Sebenarnya secara ngak sadar hal ini udah sering dilakukan oleh banyak dari kita dikehidupan sehari.  Ambil Contoh, kalau kita makan di restorant mahal, biar keliatan kayak di bule alias luar negeri harga makanan hanya ditulis angka depannya aja, sementara kata (ribuan) ditulis paling atas.  Contoh, makan steak yang harganya misalnya Rp. 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) btw emang ada ya steak segitu???  hihihi..hanya di tulis     Rp. 75.   cieee dah kayak makan steak di Amerika aja (judulnya ngarep).  Jadi begitulah cerita dari Redenomisasi ini. Nilai steaknya tetep diharga 75ribu tapi penulisannya hanya jadi 75 rupiah, keren kaaaann kayak di luar negeri euy *norak mode on* Harap di ingat baik-baik lagi yaaa Redenominasi BUKAN PEMOTONGAN NILAI UANG, tapi hanya penyederhanaan dengan menghilangkan nol yang banyak itu.

Nah Redenominasi ini beda dengan scenering atau sanering atau apapun sebutannya lah…intinya adalah pemotongan nilai uang yang seperti yang terjadi dimasa OrLa dulu. Kalau dulu nilai uangnya dihilangkan alias diturunkan, kalau ini hanya penulisan dan penyebutannya aja.  Cumaaaa.. kalau ini tidak dilakukan dengan hati-hati bisa berdampak kepanikan di masyarakat yang menganggap ini pemotongan uang lagi.  Sehingga akibatnya orang akan memborong mata uang lain dan emas (LM) plus hyperinflasi… makin parah kaaaann.. Selain itu juga dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak agar tidak ada pihak-pihak yang mencuri kesempatan “menaikan harga” jual dagangan mereka karena tiba-tiba harganya “terkesan” murah.  Contoohhh.. ya steak tadi, karena mendadak harganya jadi “cuma” Rp. 75 dan terkesan mudah, maka steaknya dinaikin jadi Rp. 150,-.  Lha steak yang sama ini langsung naik jadi 100% dari harga lamanya.  Sukur-sukur kalau cuma naik 100%, kali aja dinaik dari Rp. 75 ke Rp. 750 bisa aja kan?  Ini yang kemudian menjadikan hyperinlfasi

Negara terakhir yang berhasil ngelakuin Redenominasi yaitu Turki dengan Lira nya.  Inget banget waktu jaman saya dulu sekolah ke Amerika pertama tinggal di asrama di University of Houseton ketemu orang Turki namanya Mahmoud.  Dia ngasih unjuk uang pecahan 100ribu lira, sementara saya dengan bangga bawa uang pecahan 20ribu rupiah gambar cendrawasih (masih inget ngak duit itu?).  Waktu kita krismon katanya di Turki keluar pecahan baru sampai dengan 1 juta (ini katanya yaaaa.. blom di cek lagi), sementara di Indonesia kan keluar pecahan 50ribu dan 100ribu an.  Nah kurun waktu 10 tahun terakhir mereka Redenominasi ini, sehingga sekarang harga barang-barangnya yaaa cuma 5 lira atau 10 lira gitu deh… meskipun nilainya tetep sama…

Kembali ke inflasi, Jadi apa yang harus anda persiapkan dalam hal menanti kenaikan inflasi ini?  Sudah barang tentu uang tunai yang bisa di investasikan ketika harga-harga surat berharga turun.  Ingat teori investasi buy low sell high, itu buat anda yang berani mengambil resiko, karena pribahasa yang paling saya suka adalah “What Goes Up Must Go Down” yang artinya apa yang naik akan turun demikian juga sebaiknya apa yang turun akan naik.  Trus,  Lakukan diversifikasi investasi anda secara luas ke beberapa instrumen sehingga penurunan di salah satu intrumen akan tergantikan dengan kenaikan di instrumen lain dan anda tidak merugi.  Boleh menggunakan investasi diluar produk keuangan seperti Emas LM dan Property (apartment dll).  Bagi yang duitnya banyak (yang banyak aja yaaaa) sah-sah aja menempatkan uang dalam mata uang asing….. soooo siap2 yaaaa

10 Responses to “Seri 2: Inflasi, Redenominasi, Duit & Investasi Gue Gimana?”

  1. Dewi 2 August 2010 at 9:11 pm #

    Tfs pak.
    Menjawab semua pertanyaanku neh…

  2. BundaQee 3 August 2010 at 9:20 am #

    wah…makasih bgt pencerahannya mas…
    saya sendiri sebagai ibu2 bingung dengan kondisi sekarang.
    impactnya lebih besar ke RD PT ya mas..
    saya baru punya RDS 2 bulan ini, apakah masih tetap match utk melanjutkan pembelian rutin bulanannya (cost averaging) dengan kondisi pasar seperti saat ini???
    *bingungdotcom*

  3. wahyu 3 August 2010 at 2:24 pm #

    Ohhhh… Siap2 diversifikasi.. Siap2 ga shock RDnya turun.. N bisa nambah pas harganya murah.. Intinya SIAP!!!

    Makasih Bang Akbar utk infonya.. Sukses trus bang Akbar..

  4. lilyardas 3 August 2010 at 11:31 pm #

    masih gak ngerti dengan sanering (nilai uang diturunkan) nih gan!

  5. david 4 August 2010 at 10:24 am #

    ekonomi biaya tinggi jadinya nilai uang menjadi besar terhadap barang, sedangkan barangnya tetap sama. Maksudnya mau nutupi kalo Rupiah RI sudah terinflasi sedemikian besar. Andaikata inflasi rata2 10%/tahun maka yg umurnya 30 tahun merasakan nilai uangnya merosot sebesar 300% saat ini. Ini belum termasuk kejadian thn 1998 yg inflasinya sudah puluhan kali lipat dari 10%.

  6. chris 21 August 2010 at 10:41 am #

    Bang Akbar kalo skrg us$ : rp = 1 : 9000 apabila nanti redenominasi hitungannya gimana ya? apakah akan menjadi 1:9? kalau perbandingannya 1:9 berarti nilai uang rupiahnya menjadi sangat kuat dong? apabila perbandingannya tetep 1:9000 tapi uangnya jadi 9rp maka uang kita jadi akan sangat kecil 1000x lipat? need an advice….

  7. sbastian 24 August 2010 at 10:34 am #

    memang harus di sosialisasikan nih mengenai redenominasi. Awalnya ane kira bakal sanering…
    cuma masalah ngeborong emas, ane kira sekarang waktu terbaik untuk beli emas…

  8. Elenor Golie 31 August 2010 at 3:47 am #

    Fed up with getting low amounts of useless traffic to your website? Well i wish to let you know about a fresh underground tactic which makes myself $900 on a daily basis on 100% AUTOPILOT. I could be here all day and going into detail but why dont you simply check their website out? There is a excellent video that explains everything. So if your serious about producing easy money this is the website for you. Auto Traffic Avalanche

  9. Asop 29 September 2010 at 4:09 pm #

    Waaaah, makasih artikelnya. :) Menambah wawasan nih. :D

    Memang harus dipikirkan dengan sangat matang ya hal ini, kalo bener2 mau dilakukan.


Trackbacks/Pingbacks.

  1. Simple, Fun and Practical Check Up » Blog Archive » Seri 1: Inflasi, Redenominasi, Duit & Investasi Gue Gimana? - August 2, 2010

    [...] Redenominasi nya nyambung ke tulisan berikutnya ya…. silahkan dibaca. Share and [...]

Leave a Reply

online pharmacy viagra super active online online pharmacy overnight shipping |=| buy plavix