23 June 2010 33 Comments

UnitLink , seri 8

Yihaaaaaaaaaaaaaaa kembali di posting UnitLink seri 88 (dah kayak densus 88 aja)…..Berani jamin dan taruhan (ngak Syariah nih..) dari semua tulisan gw tentang UnitLink seri 1-7 jujur pasti kalian sangat menunggu-nunggu tulisan yang ini kan?yakin banget… hayo  Ngakuuuuuuuu dah salah beli.. salah semua.. duit ngak balik, investasi berantakan… trus what next? what should I do? Apakah diteruskan atau dibatalkan? apakah kalau diteruskan saya rugi? bagaimana kedepannya? bisa ngak saya untung lagi? atau bisa ngak uang saya kembali???? dan seribu seratus pertanyaan lain yang saya yakiiinnn banget kalian mau tau jawabannya… kan kan kan???

Anyway busway… jujur terus terang lagi… porsi ini adalah porsi yang paling sulit untuk dijelaskan, karena di Indonesia ada puluhan perusahaan asuransi dengan produk asuransi yang berbeda-beda (itu baru unitlink) nya aja, blom asuransi jenis tradisional lainnya.  Oleh sebab itu akan sangat sulit untuk memberikan jawaban yang bisa di generalisir dan dipergunakan oleh khalayak umum (cieee bahasanya) karena masing-masing kasus berbeda. Saya akan coba memberikan hal-hal yang paling mendasar dulu ya.  Selebihnya… ya terserah anda-anda sekalian.. (ngak mecahin masalah ya?) *kabuuuuurrr*…

Perubahan Kesehatan

Hati-hati dalam membatalkan polis yang sudah dibeli apabila dalam kurun waktu perlindungan yang sudah anda  salah beli ini mungkin saja telah terdapat perubahan / penurunan kesehatan.  Hati-hati kalau sudah terjadi perubahan kesehatan mungkin belum tentu bisa mendapatkan coverage atau perlindungan untuk penyakit yang sudah anda derita, Kalaupun bisa biasanya kena extra premi.

Proteksi Pengganti

Kalau anda tidak punya asuransi namanya un-insured dan posisi tersebut berbahaya.  Sejelek-jelek asuransi salah beli yah tetep jelek yang salah beli hahahah… maksudnya paling ngak masih punya polis asuransi lah.  Meskipun kalau anda sakit atau meninggal cuma dapet uang 50jt atau 100jt atau 150jt atau 250jt…cukup ngak tuh?  Jangan ngebayangin biaya-biaya serta premi yang akan hilang yang sudah anda bayarkan… siap-siap nangis darah deh..

Pengembalian Dana & Biayanya

Biaya yang diterapkan, khususnya di 5thn pertama polis UnitLink sangat tinggi, sehingga “balik” modal menjadi tidak ada yang pasti.  Mengapa?  Kaena ada beberapa sebab, yaitu setiap perusahaan asuransi mempunyai skema biaya yang berbeda.  Yang pasti selalu sama adalah bahwa diawal-awal tahun anda akan terkena biaya yang sangat besar (note: untuk front load policy).    Belum lagi ngitung hasil investasi kalau anda tempatkan uang anda di produk lain (contoh deposito deeehh… ) nah lho…Ini juga belum memperhitungkan biaya pengembalian dana yang katanya kena “Penalty” hahahha udah jatuh kejedot ubin ditimpa pakek tangga yang diatasnya ada pot bunga.  Appeeesss..

Ngomong-ngomong hasil investasi tadi udah maksimal blom?, Pengalaman teman-teman yang sudah kita bantu tarik ada yang rugi dari “cuma” 25% sampai rugi 90%… huaaaaaahhh duit semua itu..nangis bombaaaayy….*btw kenapa harus bombay ya? kenapa ngak bawang putih atau seledry*

Belum Tentu Harus Ditutup

Udah pada bete, kesel, marah, rugi, dll dkk deh pokoknya ya…. nah sekarang gimana cara beresinnyaaa…apakah saya harus nutup polis saya?

Jawabannya belum tentu langsung menutup polis anda…. akan tetapi yang sudah pasti menghentikan pembayaran premi anda untuk mencegah kerugian yang lebih lanjut lagi.  Nah… karena setiap orang yang sudah salah beli ini punya banyak sekali kemungkinan-kemungkinan tergantung dari:

1.  Jenis Produk Asuransinya

2. Perusahaan Asuransinya

3. Loading fee nya (front atau back load)

4. Usia

5.  Kesehatan

dan lain sebagainya sampai lebih dari 10 kombinasi

Kebayangkan banyak banget kombinasinya kan… Mungkin saja (saya bilang MUNGKIN yaaaaa… jangan salahin kalau kalian salah nutup/action) menutup polis yang belum berumur 1 tahun suatu tindakan yang tepat, akan tetapi melihat banyaknya kombinasi yang lain kita tidak bisa secara gegabah untuk melakukan itu tanpa persiapan-persiapan yang tepat.

So… balik lagi baca dari atas… dan berhati-hati sebelum mengambil tindakan. Good Luck, sampai ketemu di topik berikutnya, plus sampai ketemu di #KopDarAFC membahas tentang UnitLink ini… dan jangan lupa baca buku SHOCKING UNITLINK untuk bahasan yang lebih detil lagi tentang produk ini.  Untuk mendapatkan buku bisa menghubungi Mia di info@akbarfinancialcheckup.com

TABIK!!

Akbar

 

 

33 Responses to “UnitLink , seri 8”

  1. sbastian 23 June 2010 at 4:38 pm #

    kl belum lewat 3 th, tutup aja…tap cari dulu asuransi pengganti + beli reksadana , beli emas ato apa…

    Ane aja waktu itu gak pusing2 ngitung. Dapet asuransi pengganti+beli reksadana, langsung tutup unitlinknya…

  2. Laura Khalida 23 June 2010 at 4:52 pm #

    Saya ambil thn 2006 premi 2,5 jt/tahun,total saya sudah setor 7,5 + 1 jt unt top up tidak berkala. Thn 2010 saya tutup dapat 5,3jutaan, lumayan deh

    • sadli 1 July 2011 at 9:24 pm #

      lumayan apanya bu..orang udah rugi segitu banyak kok hehe

  3. Laura Khalida 23 June 2010 at 4:54 pm #

    Btw makin binun bacanya, Bang!

  4. indie 23 June 2010 at 5:35 pm #

    honestly bermula dr unit link ini jadi kenal investasi sebelum akhirnya menyadari sendiri kalo ga UL ga cocok buat gw *nangis sambil garuk2 tanah*, dulu pas gw ambil unit link, agennya nyebut istilah bluechip aja gw ga paham (salah sapa coba :D), akhirnya karena sering nonton acara perfect num8ber ma suze orman, jadi melek financial, skarang sih BTID aja

  5. Encah 23 June 2010 at 7:02 pm #

    10 pangkat 10 ya…..????
    Ga nyelesai-in masalah nih. Bunun…binun..binun….

  6. wahyu.. 23 June 2010 at 7:14 pm #

    Umurnya ULnya sudah 5thn n sudah terlanjur ditutup bang Akbar.. Klo dihitung sih.. Emang lebih maks. Di RD saham.. Tp yg jadi pertimbangan.. Gmn biar bs tau produk insurance yg bagus t’utama utk kesehatan/ jiwa.. Krn jd butuh asuransi.. Tks utk tulisannya.. Like this..

  7. erni 23 June 2010 at 8:31 pm #

    Mas Akbar terlalu canggih apa ya, kok aku ga begitu ngerti tulisannya hehhhe… Cm pointnya unitlink rugi gitu aja ya hehe.. Oke mari dibaca ulang..

    • Aris 11 November 2012 at 6:48 pm #

      Iya benar, tulisannya rada membingungkan. haha

  8. sita 23 June 2010 at 8:54 pm #

    ampun deh Pak…sy menunggu konkretnya niy…huhuhu malah tambah bingung…

  9. Thomas 24 June 2010 at 8:54 am #

    Pahit……dengernya….punya saya ULnya udah ditutup sekarang lagi berusaha nutup ULnya temen.gara gara saya dia ikut UL .Ruginya double.tapi kagak apa apa…..daripada nyesel seumur-umur udah jerumusin orang lain ke jalan yg salah.. Thkas mas ….

  10. dhian 24 June 2010 at 9:17 am #

    hmm…..just like the others…jadi makin bingung, hehehehe…
    saya masih pegang sih UL saya-suami-anak….sudah 3,5 tahunan…cuman ambil asuransi dasar aja, untuk medical mengandalkan dari kantor saya dan suami….

    • indie 24 June 2010 at 9:43 am #

      yg penting UP nya cukup bu, kalo nilai investasinya sih ga usah dipikirin karena pasti kalah ma reksadana :)

      • sbastian 24 June 2010 at 12:30 pm #

        kalau bgt pindah saja ke asurnasi jiwa tradisional…dengan premi yang ibu bayarkan, UPnya jauh lebih tinggi daripada beli asurnasi jiwa di UL…sbagi gambaran, saya beli di persuahan asurnasi yg bonafid dgn premi 1.2jt sethun (100rban perbulan), UPnya 500jt.
        percaya dehhhh

        • VIE 25 June 2010 at 8:09 pm #

          KALO BOLEH TAU PRODUK ASURANSI MANA TUCH PAK? BUAT REFERENSI AJA KRN DAH CAPEK BERBURU ASURANSI JIWA TRADISIONAL YG PREMINYA DI BWH 100RB/BLN DG UP MINIMAL 500JT. TQ.

  11. herline 25 June 2010 at 1:29 am #

    sebaiknya sich sebelum melakukan penutupan UL, kita hitung /analisa dulu kebutuhan Uang Pertanggungan yg idealnya dulu. Dan tentunya teman” sudah dituntun cara menghitung Uang Pertanggungan yg Ideal. Artinya kita jgn sampai mengalami over insurance atau under insurance (diastu sisi kl over berarti uang yg kita keluarkan tdk maksimal dan kl under insure berarti secara financial kasihan orang” yg menggantungkan hidup pd kita, kehidupan selanjutnya tidak terjamin kestabilannya). Minimal pd saat kita menentukan Uang Pertanggungan, paling tidak bisa membiaya hidup orang” yg kita cintai dapat hidupsecara stabil selama 10 thn. walaupun ujung”nya tetap kita kembali lg kepada kemampuan kita untuk memiliki program termlife dengan premi yg terjangkau. Toh… kl saat ii kemampuannya baru sebagian tidak apa” dimulai saja dulu, next year atau beberapa tahun lagi UP nya bisa kita evaluasi lagi (walau terkadang yg sering saya temui adalah dg bertambahannya usia, maka kesehatan juga mulai muncul masalah. Artinya bersiap”lah dengan adanya penambahan premi. tapi tidak semua orang kok, kembali ke gaya hidup masing” pribadi). jadi kl sudah terlanjur punya UL, dan ada rencana mau di check up tidak ada salahnya. Mengingat tujuan yg akan dicapai atau disiapkan kan banyak. Lebih baik cepat” dibenahi, daripada nnati kehidupan kita ke depannya tidak nyaman secara financial. Walau ada catatan, bila henda menutup UL. Lebih baik, kita mempunyai penggantinya dulu. Agar pd saat proses pengajuan ke program life insurance murni/termlife, kita tetap masih memiliki proteksi. nanti bila resiko financial kita sudah tercover di program life insurance murni/termlife sudah selesai, baru lah kitatutup program UL yg seandainya kita merasa kurang maksimal. itu dari pengalaman saya selama melakukan Financial Check Up kepada klien” saya. jadi sebaiknya kita fokus pada tujuan/kebutuhan kita, sehingga uang kita lebih maksimal. Ciao……

  12. kian 30 June 2010 at 12:54 pm #

    sejak ikut kopdar AFC I, baru tau emg sebaiknya g usah ambil unitlink. nah sebelum nutup ane cek nilai tunai yang bisa didapet (padahal aku baru ikut 8 bulan) dan taraaaa…setelah liat polis, liat tabel produk, n tanya ma underwrtingnya..taraaaa…nilai tunainya n investasinya emag bagus tapi emg dah di perjanjian kalo kurang dari 1 taun dipotong 30% tuk biaya produksi…gpp lah…(ini unitlink bukan syariah loh)

    selain itu untuk asuransi jiwa aq dah ada (dari kantor seh)..jadi nilai tunai dari unitlink itu rencananya emg mo langsung dilariin ke reksadana..dan…alhamdulillah lancar..rugi dikit gpp..toh masuk ke kantor sendiri.

  13. Dewi 17 July 2010 at 6:03 am #

    @vei,
    Memangnya ada?
    Dr hasil tanya2 buat usia 30than, premi 1,5jt/th plg dapet UP 400-500jtan.

    Btw Pak AA, aku nunggu bahasan yg kemaren dibilang ‘cara buat ngakalin biar lbh murah’.
    Plisss…. *pasang tampang memelas*

  14. 2010 fashion 19 July 2010 at 2:44 am #

    Is this WP theme free or premium? nice blog btw!

  15. Vine 29 July 2010 at 12:14 pm #

    Tanya donk…gw dah terlanjur beli unitlink nih baru 6bulan disedot-sedot preminya….sayangnya gw baru sekarang lagi yg lebih dalem(gw kira dulu masi bisa diselamatkan lah produk yg gw ambil ini)….

    MASALAHNYA ADALAH:
    pembayarannya itu AUTODEBET dari BCA, gimana cara mengentikannya?
    kalo seandainya gw gk usa bilang ama tuwh sales representativenya…(mau lost contact aja deh)
    tapi jangan tutup buku rekening..

    Please help…
    Segera gw mau nutup nih unitlink..
    Tolong responnya segera…terimakasih…

  16. putri 27 September 2010 at 12:42 pm #

    saya udh pnya asuransi unit link premi per blnnya 350 ribu masing masing buat 2 anak.kira kira efektif ga sih….huhuhuu jd sediiih kl liat polisnya.baru berjalan setahun sih,ditutup sayang ngga?

  17. yessy muchtar 7 January 2011 at 10:00 am #

    Oh, baiklah…saya mulai agak ngerti gambaran dan gimana-gimananya.

    Sebetulnya, dari 4 polis yang saya miliki. Tidak sepenuhnya hanya milik saya. Jadi 2 polis milik saya, 1 polis milik suami saya, dan 1 polis lagi, milik anak saya.

    2 Polis milik saya sudah berusia 5 tahun. Dan ya, disitu ada cover crtical illnes and segala macamnya itu (setelah membaca tulisan ini saya bermaksud untuk memfreezekan polis tersebut dan berhenti membayar premi bulanannya)
    Sementara yang milik suami saya, baru berjalan kurang lebih 3 tahun. Sama preminya juga bulanan.

    Sedangkan untuk anak saya, dari lahir sudah saya buatkan. Sekarang usianya baru menginjak 3 tahun, dan untuk polis ini, sistem pembayaran preminya tahunan.

    Sejauh ini, actually yang saya ingin lakukan adalah karena saya dan keluarga saya perduli, dan kami ingin menyediakan payung sebelum hujan. Walaupun, kadang, hujan juga gak bisa di atasi hanya dengan payung, kalo banjir? Gimana? *ini apa deh*

    Selain itu, saya juga rajin bikin tabungan jangka pendek di bank-bank tempat saya menabung, sifatnya cuma tahunan aja, dimana setiap bulan ada sejumlah uang yang akan di debit, dan bila jatuh tempo dia akan otomatis cair ke rekening saya. Dan jumlahnya gak seberapa, tapi itu juga sekali lagi, karena saya ingin lebih banyak saving.

    saya tau, tidak mudah untuk langsung menghentikan unitlink ini. Setidaknya saya harus menunggu, sampai waktunya pas, dan saya freeze aja.

    bener juga emak-emak jaman dulu ya? Investasinya ke emas aja. Walaupun mungkin sifatnya gak batangan dan gak pake acara simpen di safe deposit box, setidaknya lebih minim resiko, gituh ya?

    Sekarang, setelah saya cerewet banget ini. Mungkinkah kiranya bang Aidil bersedia membalas dan memberikan *lagi* penjelasannya :)

    Thanking you.

  18. setiawan 17 January 2011 at 12:22 pm #

    mohon bantuan mas aidil dan rekan-rekan untuk ide dan sarannya, kebetulan saya dan istri bekerja sebagai honorer di instansi pemerintah (jadi belum mendapat hak askes). total penghasilan kami berdua sekitar 3 jutaan. kami berencana untuk mengambil asuransi jiwa, kesehatan dan investasi untuk pendidikan anak (saat ini masih berusia 1 tahun). kami masih bingung untuk memilih produk yang sesuai dengan kemampuan financial kami.mohon masukan beserta merk produk yang pas. tks so much. email saya: awandiatas@rocketmail.com

  19. wisnu 8 February 2011 at 1:07 pm #

    saya ikut unit link, dah sekitar 2 tahunan dengan premi 6 jt setahun. ada rencana mau tutup, karena mau pindah ke yang tradisional aja. dan ketika nanya ke FA-nya, dana yg bisa ditarik cm 5,8 jt dan itu msh kena potong 20 %….huaaaa…..rugi banget jadinya.
    so, lanjut tutup aja atau gmana??

  20. enost 8 February 2011 at 2:50 pm #

    Yang pasti UL hasilnya tidak maksimal dibandingkan dengan Reksadana karena hasil reksadananya dipotong utk asuransi disamping biayanya lebih bisar… namun ada juga keuntungan UL. UL yang saya ikuti tertanggungnya adalah anak saya (saya sebagai penanggung)… jadi jika terjadi sesuatu terhadap saya maka pihak asuransi akan membayarkan premi sampai umur anak saya 65thn…

  21. Tissi 17 March 2011 at 2:12 pm #

    Mas Aidil,
    Saya mau beli asJi tradisional, ditawarin asuransi dengan sistem menabung, dengan menabung 25rb/hr atau 10jt/hr(dan bisa diambil sewaktu-waktu)kita sudah bisa dapet uang pertanggungan berupa,sakit kritis (ada listnya) dpt 500jt, kl meninggal dpt lagi 500jt, cacat tetap dpt juga, dll (Asuransi Al*ian*). dan sistemnya hanya menabung dan bisa diambil sewaktu-waktu tp juga ada UP nya.
    Menurut saran mas aidil ambil yang asji tradisional atau produk tsb ya?
    Mereka bilang unit link ga harus investasi tp hanya patokan saja untuk mengetahui jumlah uang kita (ga ngerti nih)(diboongin ga ni?)
    terima kasih sebelumnya.

  22. maahirah 19 April 2011 at 7:40 am #

    huk huk>……. kelas basic finanacial kapan lagi ya????
    Bang thx atas infonya, aku jd tau….. btw abang kenal dg mba ligwina ya? soalnya opininya kayak abang gitu….
    UL ku dah berjalan 3 th lebih…… nunggu nilai bagos ya bang???

  23. hendra 13 May 2011 at 5:22 pm #

    mo tanya, klo skrg unit link salah beli, trus diganti dengan eceran, 1 termlife, 1 health protection gitu apa tetep lebih optimal dengan uang pertanggungan yang sama misalnya…

  24. sadli 1 July 2011 at 9:13 pm #

    pak aidil sang pencerah heheh
    kaliamt terakhir saya baca bagaimana cara menutup polis (kalau perlu di tutup) atau memperlakukan polis tersebut sebelum saya lihat dan pegang polis anda ditangan saya, saya sudah rencana nutup polis saya, kalau misal nya investasi selama 16 bulan dengan premi perbulan 600rb hanya sekitar 3,8 juta plus 500rb karena pernah rawat inap sehari, apakah itu termasuk investasi yang “salah beli” juga
    Mohon pencerahannya Pak

  25. deeps 20 July 2011 at 3:34 pm #

    Penjelasannya koq agak ‘nanggung’ ya mas? dan banyak pertanyaan” kritis dari teman2 yg curious tp jawabannya tidak ditampilkan atau blm dijawab kah?? oh ya sekedar sharing, bagi teman2 yang msh punya UL, memang UL ada yg menanggung penyakit” berat (critical illness) spt jantung, stroke,diabetes,dkk..tetapi cb diBACA sekali lagi polisnya, biasanya dana claim baru bs cair apabila kita SUDAH terkena penyakit tersebut..(a little bit too late isn’t it?!), sedangkan pasal untuk dana pencegahan penyakit kritis tidak ada/ tidak ditanggung?? so, mungkin dapat lebih berhati” teremans… memilih asuransi memang gampang2 susah. bnyk iming” menarik yg ditawarkan oleh agen dari mulai pertanggungan utk kesehatan sampe skaligus investasi..klo menurut saya koq itu semua omong kosong ya(baca : tidak menguntungkan). knp bs? contoh, asuransi kesehatan plus investasi pendidikan anak misalnya dgn premi 300rb/bln selama 10 thn dan stlh thn ke 10 akan memperoleh dana investasi 50jt misalnya. Untung 14jt??!eits..jgn senang dulu, cb dipikir, seberapa berarti uang 50jt pd 10 tahun yg akan datang? tau sendiri kan inflasi di negara tercinta ini jg sangat “pesat” apalagi biaya pendidikan?.. hmmm….. so, saran saya pilih reksadana sbg investasi dan beli asuransi khusus kesehatan tanpa embel2 lainnya, mgkn hasilnya akan lebih optimal.

  26. Amier 6 June 2012 at 7:15 am #

    Makasih Guru Besar, Suhu, Mastah dan the expert Mr Aidil akbar.
    mungkin dah telat banget bacanya. saya baca dari seri 1-8 ini. ALhmadulilah saya selamat gak kena bujukan dari agen asuransi.
    hampir tergiur tapi saya pending. saya harus baca web Guru dulu sebelum ngambil keputusan. dan ALhmamdulilah saya terselamatkan.

    Makasih Guru Besar, Suhu, Mastah dan the expert Mr Aidil akbar. keep Posting..

  27. dini 27 March 2014 at 2:09 pm #

    hwaaaaaaaaa…asli telat banget bacanya, gara2 auto debit plus polis keselip entah dimana, udah rugi 20jt selama polis jalan 5thn, lanjut atau tutup?
    uang gaji dipake nabung buat anak aja, kesehatan full dicover kntr, pensiun nabung sndr plus DPLK kntr…pertanggungan kicik amaaaaatt cuma 275jt…galau ini …tutup apa engga yah? :s

  28. Sutowijoyo 3 November 2015 at 8:33 am #

    abis baca ini jadi kepikiran mau nutup unit link saya yang belum 1 tahun. wkwkwk


Leave a Reply