16 June 2010 29 Comments

UnitLink , seri 7

Baaaannggg Aidil Akbar… ampuuuuuuuuunnnn…  saya sebagai agen merasa produk jualanku ini dikulitin habis-habisan dengan tulisan Bang Akbar di blog, bantu saya untuk jadi agen yang bagus dan membantu nasabah donk baaang; itu kira-kira pesan yang saya terima dari beberapa orang yang kemudian menyadari apa yang telah mereka perbuat selama ini. Meskipun ada juga yang mencak-mencak atau bahkan niat memusuhi saya hahaha  tapi ngak apa-apa deh sudah konsekwensi kalau ada yang suka pasti ada juga yang benci kan.

Anyyywaaayyy  busssswwaaaayy….. Nah supaya fair juga sekarang kita ajarin nih buat para Agen yang ingin tetap di bisnis ini untuk jangka panjang, marilah kita bersama-sama coba mendidik nasabah kita dengan benar, supaya nasabah juga ngak takut sama produk asuransi.  Buat kita yang ingin membeli produk asuransi atau juga ketemu agen, beberapa tips ini bisa dipakai sebagai masukan dan bahan perbandingan dan penilaian apakah agen yang menawarkan anda mengerti apa yang mereka bicarakan dan apakah anda ingin membeli produk asuransi yang ditawarkan oleh agen tersebut.

  1.  Kalau anda mengaku sebagai agen asuransi, maka coba tawarkan produk jualan nya sebagai proteksi asuransi.  Jelaskan dengan benar apa itu manfaat proteksi.
  2. Pake konsep Perencanaan Keuangan setiap menawarkan produk asuransi.  Lakukan perhitungan dengan benar dari kebutuhan-kebutuhan asuransi.  Setiap orang punya perhitungan uang pertanggungan alias perlindungan yang berbeda.  Kalau ngak ngerti cara ngitungnya ikut deh sekolah Financial Planning di International Association of Registered Financial Consultants www.IARFCIndonesia.com, btw ini bersertifikat dari Amerika lho.. awas jangan salah pilih..
  3. Selalu persiapkan untuk menawarkan produk asuransi jiwa berjangka atau TermLife kepada nasabah kita, khususnya nasabah masih muda atau keluarga muda yang masih mempunya banyak kebutuhan keuangan dan investasi lainnya sehingga hanya membutuhkan asuransi sebagai perlindungan.  Saya tidak mau mendengar alasan “Kita tidak punya produk TermLife”.

“Lho terus gimana dengan kami-kami yang memang tidak punya produk tradisional?”, “kita cuma punya unitlink”,  Begitu kira-kira ngeles nya kan? hahaha.  Well ok deh saya ber simpati… saya kasih cluenya dikit aja, lengkapnya ada dibuku saya SHOCKING UNITLINK

A. Hitung kebutuhan klien dengan benar (banyak yang ngak benar & kurang soalnya nih)

B. Jangan pernah menawarkan produk unitlink sebagai produk 2 in 1

C. Jual sebagai asuransi aja, maksimalkan premi masuk ke keranjang asuransi.

D. Beli UP tambahan kalau kurang, karena premi unitlink kan mahal

Naaaaaahhhh wahai teman-temanku tercinta para agen udah ngerti kaaaaann… jadi ngak ada lagi ya alasan jualan unitlink yang salah.  Seri berikutnya kayaknya seri terakhir untuk topik ini… dan seri yang ditunggu2… stay tuned

 

TABIK

Akbar

29 Responses to “UnitLink , seri 7”

  1. Laura Khalida 16 June 2010 at 7:23 pm #

    Jiyah belum dikupas juga nih cara batalinya *udah terlanjur batalin tapi*

  2. hendro 16 June 2010 at 7:25 pm #

    Ntar gak bisa jadi Million Dollar Round Table (MDRT) Team dong, Bang! Kan termlife komisinya kecil cenderung hampir tidak berarti. Kalo unit-linked biaya akuisisinya saja bisa sampai 80%.

    Gimana dong? cheers!!!!

    • Aidil Akbar Madjid 17 June 2010 at 10:37 am #

      Pilihan ada di anda, mau jadi agen yang jeblosin klien atau mau jadi agen yang disukai klien. Caranya simpel kok, bilang begini ke client, Ibu/Bapak kalau masuk produk ini premi nya 1 tahun pertama akan hilang dan tahun ke 2 baru sisa 25%, kira-kira ibu bapak keberatan ngak? Kalau klien nya ngak keberatan, then take it… hehehehe

      • depezahrial 28 April 2011 at 2:08 am #

        penasaran… sebenernya komisi agen asuransi sistem UL ini berapa persen dr premi dibayar sih?
        kalo agen sistem Termlife berapa dan Wholelife berapa persen?
        well it’s all about the money kan?

  3. wahyu.. 16 June 2010 at 7:47 pm #

    Soo.. Produk asuransi termlife yg bagus n bgmn cara mendapatkannya.. (Unitlinknya sudah ditutup ni bang Akbar.. Jd butuh asuransi..) Karena saking banyaknya ditawarin asuransi.. Minta recomended dunk.. 😉

    Thank u..

    • Hari 16 June 2010 at 8:57 pm #

      Dulu waktu belajar di kelas IARFC ada bbrp teman sekelas (termasuk sesama agent asuransi yg perusahaannya tidak ada asuransi murni) yang minta dibuatkan ilustrasi produk tsb. utk dipelajari.. ada yg jadi ambil ada yg tidak. No problemo :-)
      Jadi kalau sekarang mas Wahyu atau ada teman yang butuh informasi, silakan kontak saya (08129311594) ya..

      Salam.

  4. Siroj 17 June 2010 at 9:24 am #

    Apapun tulisan bang akbar…tetep aja masyarakat pilih unitlink katanya ga mau ribet..

    • Aidil Akbar Madjid 17 June 2010 at 10:44 am #

      Betul, pilihan memang ada di nasabah kok jadi bebas-bebas aja kan mau nulis apa aja. Kebenaran memang kadang pahit rasanya, tapi itulah yang terjadi. Mas nulis juga di FB saya kan, dari FB mas keliatannya mas sangat mengerti urusan agama, sebagai sesama umat Muslim saya hanya mengingatkan saja untuk kita semua agar selalu mencari rizki dengan cara yang halal. Karena hukum dagang didalam Islam harus memberi tahukan semua informasi kepada pembeli secara jujur dan pembeli mengerti. Kalau tidak berarti Haram hukumnya. Apalagi kalau kemudian ada orang yang merasa tertipu, di laknat tuh. Referensi Al-Baqarah ayat 168 dan 188

      • ami 12 October 2013 at 8:08 am #

        setuju, saya mau nutup UL saya, single premi 50 juta, stlh 1,5thn saldo sy tinggal 40 jutaan. bagaimana strategi nutupnya spy nggak rugi2 amat bang AA?

  5. bundaQeela 17 June 2010 at 9:41 am #

    bener mas Akbar….asuransi termlife mana yang bagus yaa…

  6. wulan 17 June 2010 at 12:26 pm #

    Alhamdulillah 14 tahun berkarir sebagai agen asuransi yang telah menjual banyak produk (term life, whole life, endowment) client saya semakin banyak. kami menjual jasa, pelayanan yang baik akan memberikan kepercayaan dari client dan mereka tida segan memberikan referensi kepada orang-orang disekitar mereka.
    kalau diawal karir, saya yang mencari client, tapi dengan pengalaman kerja dan pelayanan yang sudah terbukti baik, sekarang client yang cari saya. i proud be an agent in manulife.
    tugas agen asuransi tidak hanya sebagai penjual tetapi juga memberikan edukasi tentang perencanaan keuangan.
    Manulife menyiapkan form priority choice untuk mengenali kebutuhan client, setelah itu baru ditawarkan produk yang cocok untuk memenuhi kebutuhan client.

    • Aidil Akbar Madjid 23 June 2010 at 12:36 pm #

      Mohon maaf Mbak Wulan anda sudah melanggar kode etik independency, tolong untuk tidak menyebutkan produk ketika posting atau membuat comment di blog saya untuk menjaga independency.

      terima kasih

  7. adi 17 June 2010 at 12:38 pm #

    Lha kok ada yg pamer produk ituuh..
    mohon ditindak Bang!

    unitlink saya udah ditutup sebulan yg lalu,
    bener kata Bang Aidil,memang ga menguntungkan :)

    untung masih bisa balik 75%, ya lumayan laaah daripada ntar telat dan ternyata engga dpt sama sekali

    • Aidil Akbar Madjid 23 June 2010 at 12:37 pm #

      betuull lebih baik salah sekarang dan dibetulkan meskipun rugi daripada salah berlanjutan

  8. datu 17 June 2010 at 3:22 pm #

    Saya baru jadi agen sekitar setahun di perusahaan asuransi yang punya term-life maupun unit link. Sebagai agen baru saya sudah hitung-hitung untung ruginya ambil yg term life maupun unit link. Kalau saya benar-benar mengutamakan nasabah, sudah tentu saya tidak menganjurkan membeli unit link, tapi komisi term memang kecil dibandingkan pengeluaran yg harus saya tanggung untuk mendapatkan nasabah.
    Nasabah yg membeli unit link bisa dipastikan nasabah yang cuek dengan uangnya, atau kurang informasi atau agen yang tidak menjelaskan untung ruginya secara detail. Saya jamin, kalau dijelaskan dengan detail pasti nasabah tidak mau ambil unit link. Coba kalau sebagai agen saya bilang gini, pak/bu, unit link ini biayanya tinggi lho, duit ibu di tahun pertama habis buat saya dan perusahaan, di tahun ke dua juga 75% masuk ke saya dan perusahaan, duit ibu baru bisa balik modal kira-kira tahun ke 6, apakah ada nasabah yang mau ikut ?
    Emang sih..di hati nurani berat juga buat jual uniit link, tapi ini jakarta..gimana ya..?

    • Aidil Akbar Madjid 23 June 2010 at 12:39 pm #

      Mas/mbak Datu,

      Setidak-tidaknya mas/mbak tau kalau apa yang dilakukan salah. Karena banyak sekali teman-teman agen yang kemudian “membenarkan” kesalahan tersebut.

      Selalu berfikir untuk dunia dan akhirat. Kita berbisnis bukan sekedar cari uang semata, tapi juga tidak ingin membohongi orang. Banyak contoh agen yang berhasil seperti dibawah ini. Silahkan kontak2an sama beliau

  9. herline 17 June 2010 at 3:47 pm #

    mas Aidil Akbar. Terima aksih buat tulisannya. Saya semakin termotivasi untuk menjalankan bisnis saya di asuransi dg lebih menerapkan ilmu yg mas Aidil sudah transfer kepada kami (melalui training yg mas Aidil berikan di company kami). Dan bersyukur juga dg konsep perencanaan keuangan tsb penjualan saya juga semakin meningkat terutama untuk program termlife (unttuk keutuhan life insurance). Bahkan di kantor saat ini saya mendapat julukan sebagai spesialisasi TERMLIFE, cukup menyenangkan juga karena bisa membantu klien dg menghitung kebutuhan life insurance/UP mereka dan memberikan solusi yg tepat. Jadi kl ada yg berpendapat bahwa komisi termlife “nothing”/kecil menurut saya kurang tepat. Karena dg kita memberikan solusi yg tepat dansesuai dengan kebutuhan klien, maka disitu lah klien akan merasa terbantu dengan saran yg kita berikan. Sekali lagi thanks buat ilmunya, mas. Dan baha di Unit Link Seri 7 ini sangat bermanfaat untuk bahan saya sharing di acara motivasi di kantor kami hari Senin. Good luck, mas Aidil. GBU

    • Aidil Akbar Madjid 23 June 2010 at 12:41 pm #

      Herline,

      terima kasih atas commentnya dan sharingnya juga. Orang-orang yang seperti Herline yang seharusnya diberikan bintang. Kalau mau saya mengundang Herline untuk ikutan acara KopDarAFC biar herline bisa berbagi disana.

  10. phy_shield 17 June 2010 at 10:42 pm #

    Bang, tolong dong dikulitin gimana, kapan, dan mengapa harus menutup unit link… Hehe…

  11. raoni 18 June 2010 at 6:48 am #

    Klo pengalaman saya, saya membutuhkan waktu 3 tahun untuk mengembalikan nilai premi ke semula..setelah itu saya tutup unit link saya, kemudian dilarikan Beli Termlife dan Reksadana ajah..
    Untungnya jadi nasabah unitlink lama, waktu akuisisinya hanya 3 tahun saja..

    • Aidil Akbar Madjid 23 June 2010 at 12:43 pm #

      terima kasih untuk sharingnya bos, 3 tahun itu juga dengan catatan return dari investasinya harus spektakuler kan

  12. zaara 20 August 2010 at 1:25 pm #

    bang saya pernah kirim email ke o chanel di program abang n charles.tapi ga ada jawaban.Sorry saya sebutin nama asuransinya.Di AIG (sekarang AIA) program unit linknya (aktiva) tidak ada biaya akuisisinya.dari tahun pertama dan seterusnya dana nasabah full 100% di investasikan setelah dikurangi biaya2 bulanan (COI, adm n bea pemeliharaan) called back end loading.untuk proteksi asuransinya premi terpisah dari premi investasi utama.tidak diambil dari unit (kecuali COI) tetapi dana di lock minimal 7 tahun. jika sebelum 7 tahun dana di redemp akan dikurangi biaya redemp yang komposisinya sama seperti biaya akuisisi di front end loading. akan tetapi hasil akhir investasinya pasti akan jauh lebih besar dari produk dengan sistem front end loading. dengan kata lain tidak semua produk unit link tidak maksimal di investasi. bagaimana menurut abang?

  13. zaara 20 August 2010 at 1:26 pm #

    bang saya pernah kirim email ke o chanel di program abang n charles.tapi ga ada jawaban.Sorry saya sebutin nama asuransinya.Di AIG (sekarang AIA) program unit linknya (aktiva) tidak ada biaya akuisisinya.dari tahun pertama dan seterusnya dana nasabah full 100% di investasikan setelah dikurangi biaya2 bulanan (COI, adm n bea pemeliharaan) called back end loading.untuk proteksi asuransinya premi terpisah dari premi investasi utama.tidak diambil dari unit (kecuali COI) tetapi dana di lock minimal 7 tahun. jika sebelum 7 tahun dana di redemp akan dikurangi biaya redemp yang komposisinya sama seperti biaya akuisisi di front end loading. akan tetapi hasil akhir investasinya pasti akan jauh lebih besar dari produk dengan sistem front end loading. dengan kata lain tidak semua produk unit link tidak maksimal di investasi. bagaimana menurut abang? anyway saya ex FA AIG. sekarang saya di perusahaan lain.

  14. Ririe 24 March 2011 at 6:56 pm #

    Thanks banget Mas atas pencerahan ttg unitlinknya. Berhubung dari awal udah agak ragu-ragu buat jadi agen, setelah paham saya cancel deh, batal. Bukan bermaksud anti juga sih cuma khawatir aja ntar ditengah jalan lupa daratan (jadi matre abis), cuek sama nasib nasabah dan happy happy sendiri, hahaha…

  15. trisiakeren 16 July 2011 at 9:53 pm #

    Horas…
    semakin salut sama bang Aidil Akbar, atas kejujuran nya, dan kehebatannya dalam financial planning. Teruskan perjuangan ini ya. Sekali lagi salut.

  16. dhenny 12 October 2011 at 10:34 am #

    Top dah, singkat saja seh, yang jujur pasti mujur, biar kecil komisinya, biar sulit jualannya yang pasti apa yang dihasilkan benar-benar barokah, thx. (udah ikutan nutup unitlink yg udah saya ikutin 1,5 tahun :) )

  17. Aris 11 November 2012 at 6:43 pm #

    Terima kasih mas atas informasinya tentang UL. Sebenarnya saya butuh waktu lama sih untuk mencernanya karena tulisannya terdapat banyak embel2 gak penting gak mengacaukan pemahaman. Hehehe

    Trus saya sih sudah terlanjut beli UL. Duh, telat sih baca artikel ini. UL saya masih baru ini dengan premi sejuta per bulan. Menurut mas, sebaiknya saya menutup UL saya secepatnya atau menunggu sampai 5 thn ketika sudah balik modal dan penutupan tidak dikenakan biaya lagi. Terima kasih.


Leave a Reply