UnitLink , seri 1
Huaaaaaaaaaahhhh…. Karena keseringan nge twit tentang Unitlink jadilah di kejar-kejar suruh jelasin tentang produk canggih yang di Indonesia namanya UnitLink ini… this is the produk we Love to Hate atau kebalik ya we Hate to Love? …
Anyway busway… penjelasan tentang UnitLink akan sangat-sangat panjang (mudah-mudahan bisa abis di seri ke 4 kayak ReksaDana yak) dan agak susah dicerna secara detil jadi pelan-pelan yaaaa….Intinya guys, produk ini sangat jelimet dan advance (sebenarnya) so please be carefull sebelum mengambil keputusan membeli (kalau belum terlanjur ngebeli / ketipu beli) ataupun meng cancelnya (kalau dah terlanjur beli n mau membatalkan).
Satu hal, saya ingin buat statement & koreksi terhadap persepsi yang salah selama ini tentang saya dan Unitlink adalah bahwa:
Saya tidak memusuhi produk UnitLink, akan tetapi karena banyak (banyak bukan berarti semua yaaa…. ada juga yg bagus tapi jumlahnya dikit bgt) agen-agen asuransi yang secara sembarangan menjual produk ini ke sembarang orang… nah akibatnya banyak anggoa masyarakat yang salah beli produk ini sehingga mereka merugi…. jadi … saya tidak membenci produknya, tapi saya membenci orang yang SALAH jualnya…. (ingat ingat ingat yaaa..)
UnitLink (khusus untuk VariableLife) bukanlah produk yang jelek (udah berkali-kali yaa saya bilaaang hal inii…). Sayangnya di Indonesia Unitlink yang ada lebih banyak (mayoritas) jenis Universal Life. TAPI karena produk ini sangat advance dinegara asalnya (USA) membuat produk ini bukan untuk kita-kita middle class alias nmasyarakat umum di Indonesia, atau masyarakat kelas menengah yang masih bekerja. Artinya, kalau kita masih bekerja dengan penghasilan cukup dan tidak punya masalah dengan membayar pajak penghasilan, kita bukan target pasar yang pas untuk produk Unitlink ini. So, kalo kita beli kesimpulannya bisa tidak maksimal dan berakibat salah. (nah kebayang kan?…..kalau yang penghasilannya cukup aja salah beli, gimana dengan yang penghasilannya pas-pasan atau kurang….ngak cucooookkkk).
Jadi apabila dilihat Produk UnitLink itu isinya adalah penggabungan 2 produk keuangan yang dijadikan 1, yaitu gabungan antara produk Asuransi Jiwa & produk Investasi (dalam hal ini mirip dengan ReksaDana). Kenapa dibilang mirip dengan ReksaDana karena ada beberapa hal yang sangat pokok yang menjadi titik lemah di UnitLink dibandingkan dengan investasi di ReksaDana … Nti akan dibahas detil yaaa…
Sooooooooo… balik yaaaa.. mumpung lagi semangat nulis nih…. jadi kalau membandingkan produk unitlink biar fair ya harus membandingkan dengan 2 produk yaitu Asuransi Jiwa + ReksaDana. Karena saya suka banget analogi (katanya tulisan dan penjelasan gw jadi gampang di cerna…… makanaaaannn kali pakek pencernaan) marilah kita analogikan.
Misalkan kita terkena virus Batuk Hongkong (ada ngak yak batuk kayak gitu?… (ngarang dotcom nih)… okelah pokoknya terkena batuk yang tiada henti. Nah pertanyaannya… kalau kita mau beli obat untuk mengobati batuk kita… lebih manjur (maksimal) mana minum Obat Batuk SAJA atau Obat Batuk yang ada buat pilek, panas, kurap, panu, kudis…( lho lho kok jadi kemana-mana )
Jawabannya jelaaaasss… Obat Batuk thok kan? Alias obat batuk aja tanpa embel-embel obat penyakit lain. Artinya sesuatu yang dijual untuk kebutuhan spesifik akan mempunyai dampak maksimal bagi kebutuhan kita tersebut. Dilain pihak sesuatu yang dicampur-campur dampaknya tidak maksimal dari masing-masing yang kita butuhkan…. contohnya yaaaa obat yang bisa sembuhin semua itu tadiiiiiii…..Nah, Obat batuk thok itu contoh apabila kita beli Asuransi thok dan ReksaDana thok, sementara yang dicampur-campur tadi adalah contoh UnitLink…. dah kejawab kaaaaann… no. 1 kenapa Financial Planner (termasuk semua murid-murid saya yang banyak ngomong di media-media itu tuuuuhhh)… selalu rekomen untuk beli secara terpisah…
Sekarang kita bicara masalah harga yah…. Pertanyaanya simpel, lebih murah mana beli hanya Obat Batuk tadi, dengan Obat Batuk plus plus yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit tadi????….. Dengan dalih bisa multi fungsi dan “menyembuhkan” berbagai penyakit, maka obat campur-campur tadi harganya biasanya lebih mahal daripada cuma sekedar Obat Batuk doang. (Kalau ngak percaya Cepetaaaaaann ke apoteeeeekkk…cek harga. Soooo… itu juga menjawab alasan ke 2 kenapa UnitLink kita anggap tidak maaaaaakkkkssiimaaaaalll…)
Sengaja saya / gw ngak mau pakek terminologi asuransi biar ngak susah yaaa…. untuk selanjutnya tunggu UnitLink seri 2… minggu ini…..cihuuuuuuuuuuyyyyyyyyyyyyy… banyak talkshow neeeehhh mudah2an sempet nulis yaaa.. ditunggu komentar-komentarnyaaaa
TABIK!!






Wow… Simple n mudah dimengerti.. =)
tenkyuuuuu…. simpel is my middle name hahaha nooo… Financial Planning should be Simpel, Financial Planning should be Practical, Financial Planning should be Fun
Saya sdh ikut unitlink 4,5thn. sblm memutuskan ikut saya sdh cari produk asuransi murni/konvensional alias yg gak pake invest dr beberapa perusahaaan asuransi terkenal. Tp smua agen bilang sdh gak ada produk tsb. Saya akhirnya ambil unit link aja, takut telat ikut asuransi krn mslh usia.
itulah yang terjadi, kebanyakan agen jaman sekarang tidak diajarkan atau bahkan diberi tahu produk tersebut. Mayoritas perusahaan asuransi punya produk proteksi saja, susahnya kalau kita tidak ngotot minta pasti tidak dikasih. Sehingga menyebabkan mbak “terpaksa” salah ambil produk seperti sekarang. Seharusnya ada tempat pengaduan bagi konsumen seperti mbak.
semua balikin ke pembeli. yang fair donk…
u gk suka donat, pasti gk beli donat.
dari dulu sampe skrg masih ad yg cuma kesehatan.
pembeli aja gk jeli dan plin plan.
Vie, ditempat kita ada kok> kl mau bisa contact saya di 08159650835. ditunggu
tenkgyu,bang.tp blm detil nih..trus langkah selanjutnya yg udah terlanjur ngambil unitlink gmn,stop aja apa lanjutgan??
ditunggu di postingan selanjutnya ;P
siaaaaappp doa kan sehat terus ya biar bisa menulis terus.
Kalo menurut saya unitlink itu cocok untuk orang yg ga mau ribet ngurus asuransi dan memang sudah bertekad bahwa uang yang diinestasikan adalah untuk jangka panjang…
tenkyuuu… tapi bahasanya Jimmy seperti bahasanya agen asuransi nih… soalnya agen asuransi sales pitch mereka standardnya seperti itu… hahaha agen yaaa???
Atau kalau bukan agen berarti Jimmy sudah ter brainwash oleh cara jual Agen.. it’s ok better learn it the right way kan..
Kalo memang mau investasi jangka panjang sekalian aja tho investasi di reksadana dan emas, klo dengan jangka waktu yang sama-sama panjang hasilnya pasti lebih besar di reksadana karena tidak termakan biaya akuisisi. Dan kalau mau dapet proteksi juga bisa ambil term-insuranceyang preminya lebih kecil dan pertanggungannya berkali lipat.
Prolog yang bagus niy Bang. Gampang dimengerti bwat umum.. Numpang link/copy ke Facebook saya boleh ya?
Ditunggu lanjutannya ya Bang…
kemarin sempet ditawarin temen (agen prudential), tapi setelah mikir2 lama ditambah advice dari bang aidil, untung ga jadi beli.
tulisannya bagus, enak dicerna,
akan lebih bagus lagi -menurut saya- jika atribut-atribut yg ga penting (seperti wakakaka, dkk) di ilangin, biar bacanya poin ke poin.
BY THE WAY ANYWAY BUSWAY (penting ga ya nulis ini?)
ditunggu lanjutannya.
terima kasih mas, kalau tulisan itu namanya style mas, ada pro dan ada kontra kok, selama tidak merubah arti dan inti pesan dari tulisan.
silahkan di copy link nya, tolong inform ke saya juga bisa saya bisa ikutan baca hehehe terima kasih ya… silahkan disebarkan ke teman-teman lain.
Jd di indonesia ada gak siy asuransi yg gak pake unitlink?
ada kok kita sering rekomendasikan beberapa produk ke klien kita di Akbar’s Financial Check Up
seru! mdh2an, bs dipake buat ngejelasin ke temen2. susah bgt ngejelasinnya gara2 teriming2i oleh asuransi + duit kembali. Suruh baca blog ini aja deh biar ga repot
tengkyu anyway busway… Wakakaka
terima kasih atas commentnya… anyway busway silahkan di sebarkan blog ini ke teman-teman lain, dan silahkan register email sehingga apabila ada posting baru di blog ini akan diemail dan di info kan.
Bener2 tulisan yg bagus bung akbar… sy pernah beli unitlink, alhamd dah brenti 5th yl(dah sempat bayar premi slm 2thn) …stlh sy dpt pencerahan dr seorang teman hehe
alhamdulillah blom terlambat ya, kasian teman-teman lain yang sudah terlambat.
waduh saya baru aja beli yang ditawarin bank, saya beli sebenernya dengan pertimbangan sering lembur takut jatuh sakit jadi nanti kalo sakit bisa ada duitnya maklum saya freelance, saya masih muda sih nikah juga belom…kira2 kurang nya gmana ya mas model unit link ini?
muda, blom menikah… tidak butuh asuransi jiwa mas. Butuhnya justru asuransi kesehatan / rawat inap. Asuransi kesehatan bisa diambil (nempel) dengan asuransi murni, asuransi wholelife atau unitlink. Dari ke 3 produk ini yang paling mahal preminya yaaaa unitlink… hehehe
Bang..gmn dong dgn nasib2 agen asuransi yg jual hanya unitlink? yg bijaknya seperti apa, siapa yg lbh membutuhkan? apa yang lbh ditonjolkan, proteksinya ato investasinya? abang ni khan financila planner…mohon pencerahannya, trus yg syariah gmn, ada ga reksadana syariah
untuk agen-agen yang hanya bisa jual unitlink tho, nanti akan kita bahas di tulisan unitlink seri ke 5 ya… tunggu tanggal mainnya… heheheh
Wah mas kalau yang sudah terlanjur jauh beli asuransi + unit linknya gimana? masa di stop ditengah jalan, rugi banget.Perjanjian di unit link 10 tahun sekarang sudah berjalan 3 tahun. Solusinya di stop atau diteruskan saja?
Om IRvan, saya waktu itu udah 3th di UNitlinknya. Setelah invest waktu untuk mempelajari asurnasi dan investasi, akhirnya dgn ikhlas saya tutup itu UL dan mulai beli asurnasi tradisional + investasi di RD
Ada banyak hal yang harus dilihat sebelum kita memutuskn untuk meng cancel unitlink yang sudah terlanjur salah kita beli. Harus dilihat usia, kesehatan, dana darurat, cash flow, investment, nilai tunai yang sudah terbentuk dll sebagainya. Sebaiknya mas Irvan bertemu dulu dengan Financial Planner kami sebelum membuat keputusan, agar tidak salah langkah.
Setuju skali dgn tulisan mas aidil. Hasil max dlm investasi dan proteksi tdk akan bisa diperoleh dgn unitlink. Sedikit sharing, tidak ada kata “sayang” utk mutusin kontrak UL (feb kmrn saya menyetop UL pru tepat pd usia polis 4 thn), justru akan “sangat2 sayang” jika tetap dilanjutin, bener ga mas akbar?!
Halo Bang Akbar, sy new comer. Penjelasannya sgt jelas tp kok ktawanya byk bgt ya.. Heboh ya boww..
Thx 4 d advise.
Yaaaah buruan atuh lanjutanya, saya mau cancel niiii, jadi binun. Dah mau tahun keempat!
Oh ya by the way busway, sebagai penulis dan editor saya pun agak terganggu kebanyakan ketawannya Mas dalam tulisan hehe, jadi bacanya rada kesandung2. Peaceee deh ah
ditunggu info selanjutnya ya mas..and tengkyu …:)
Makasih Banf buat infonya! Selama ini saya dan Śųαmi trus trang cuman percaya sepenuhnya ma agen asuransi kami, krn gag mau ribet lah mikir bnyk hal, yg pntg investasi aman dan terkendali. Sy penasaran âzâ slanjutnya gimana nih nasib UL. Ditunggu ya Bang seri selanjutnyaa, gag pake lama!.
Oh iya, mungkin bang akbar pengen kita bacanya gag tlalu serius, Jαϑi disisipinlah ketawa ngakaknya, cuman emang sih Bang kok jadinya rada lebay yaa?.plis deeeh jgn lebay.. ♓é²=D…♓é²:)…♓é²:p ….
Mas akbar mo tanya donk, klo kita tetep fokus utk tujuan jangka panjang kira2 Unit Link ini bisa menguntungkan ga sih mas? at least uang premi yang kita setor tiap bulannya kembali n ga ilang byk. Terus menurut mas akbar Break Even Point (BEP) di unit link pada thn keberapa y mas? saya dah terlanjur ikut UL cuma klo ditutup skg rugi byk ga sesuai dengan premi yang sdh saya bayarkan, saya mo nunggu sampai BEP baru tutup polis. mohon pencerahannya.
Jangan pake lama bang..mana seri ke 2 nya
, mulai ngerti sedikit ttg unitlink. Saya sih gak punya produk ini. Tp tetap tertarik mempelajarinya. Makasi ilmunya
Pengalaman saya, sudah tujuh tahun saya ikut asuransi. 250 ribu untuk bayar premi asuransi per bulan dan itu saya anggap sebagai pembayaran asuransi “yang sebenarnya”. Selain itu saya sering top up investasi yang besarnya ga tentu. Kalo dirata-rata setahun saya bayar 3 juta. Dibandingkan dengan deposito (asumsi 10%), unit link lebih tinggi loh gainnya… Jadi menurut saya, unit link itu miniatur dari reksadana…. Risiko lebih kecil karena fluktuasinya ga seekstrim reksadana, akibatnya gainnya lebih kecil dari reksa dana…
bang, tks sejauh ini clear.Tp, yg saya mau tanyakan kenapa produk UL terkesan menjadi primadona skali sekarang ya?
btw, di tunggu seri 3 nya
Setelah 5 tahun ikutan unitlink punya perusahaan terkenal P, baru nyadar kalo saya dah ketipu. Gobloknya saya gak cek en ricek, langsung aja percaya ma salesnya yang ramah banget. Hasilnya, rugi waktu 5 taun plus 7 – 8 jutaan ilang buat itu perusahaan…
so, minta referensi perusahaan asuransi yg jual askes / asji yg ga unit link plus syariah dooonk… heelllp! terlanjur beli unit link nich. urgently need info. Thx
pak, saya ikut untuk 17 tahun…dan udah 2 tahun berjalan…jadi gimana nih???terusin apa hentikan???mending kalo pas butuh duit baru minjem koprasi yak…
hello…..
Apa sebetulnya bedanya universal life dan variable life yang anda bahas di atas? bagaimana kita bisa tahu, yang sudah kita ikuti itu yang mana?
mudah2an tidak merugikan
sudah terlanjur ikut unitlink selama 1 tahunan.. preminya lumayan lagi
yah ini semua karena target dari perusahaan asuransi yang terlalu muluk-muluk sehingga menghalalkan segala macam cara ketika menjual produknya meskipun dengan tidak jujur, saya sudah 2 kali tertipu agen asuransi…tp ya sudahlah bagi-bagi rejeki mudah-mudahan dapat 1000 kali lipat
emang gak rugi sis kl di hitung nilai uangnya ( pasti nambah or at least balik modal ).tp kl di hitung dgn teori bunga berbunga dengan bunga 20% aja,mgkn nilainya itu harusnya bbrp kali lipat dr uangnya. atau kl istilah gampangnya 6 thn lalu 100jt mgkn da bisa beli rumah lmyn bagus,bandingkan dgn 100 jt skrg
Istri saya jg ikut unit link Pru dari tahun 2005 (tanpa sepengetahuan saya) dan saya suruh tutup tahun lalu (dah 5 tahun setor. Rugi, mending kalau balik modal.