5 March 2010 13 Comments

Apa Yang Harus Diketahui Ketika Merencanakan Keuangan Anda?

Masyarakat khususnya di kota-kota besar sudah mulai belajar tentang apa itu investasi dan bagaimana cara melakukan investasi melalui media ataupun seminar-seminar yang sering diadakan. Sayangnya banyak hal yang sangat basic yang belum atau terlupakan dilakukan sebelum anda berinvestasi. Ada dua hal yang harus di cross check sebelum melakukan investasi tersebut.

1. Adakah hutang kartu kredit? apabila ada, sudah lunaskah hutang tersebut?

Hutang kartu kredit harus dilunasi terlebih dahulu sebelum melakukan perencana keuangan agar kenaikan bunga kredit yang tinggi seiring berjalannya waktu tidak akan membebani ibu lagi.

2. Sudahkah anda memiliki dana darurat?

Dana darurat penting untuk dimiliki sebelum berinvestasi. Dana darurat adalah suatu dana yang telah dialokasikan secara terpisah untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti biaya karena sakit, PHK, biaya pernikahan (kurang dari satu tahun), kecelakaan dan lain – lain. Besarnya dana darurat tergantung berapa jumlah keluarga yang ditanggung. Untuk keluarga yang memiliki 2 orang anak, dana darurat yang harus dipersiapkan adalah 6 – 9 bulan penghasilan dan untuk 3- 4 orang tanggungan menyiapkan 9 – 12 bulan penghasilan.

Setelah anda cross check dua hal tersebut, maka kita akan dapat segera mengatur keuangan sesuai dengan tujuan – tujuan tertentu. Saya akan memberikan contoh – contoh tujuan keuangan yang mayoritas dari anda akan utamakan

Asuransi

Anda mungkin sudah memiliki asuransi, baik itu disediakan dari kantor atau anda membeli sendiri. Walaupun begitu kebanyakan orang yang membeli asuransi sendiri salah memilih asuransi yang tepat dikarenakan ketidakpahaman mereka tentang fungsi original asuransi dan banyak juga yang membeli dikarenakan ingin membantu saudara atau teman yang bekerja sebagai agent. Sedangkan asuransi yang disediakan oleh kantor apabila ditinjau ulang, mungkin tidak dapat mencukupi kebutuhan yang diperlukan.

Asuransi yang penting untuk dimiliki adalah asuransi jiwa. Penting karena asuransi ini yang akan menggantikan biaya hidup apabila tulang punggung keluarga meninggal biaya dan biaya tersebut dapat juga menutupi hingga anak-anak lulus kuliah. Asuransi ini dapat juga diberikan asuransi tambahan seperti asuransi rawat inap.

Dana Pendidikan Anak

Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus direncakan dari sekarang. Kita sadar bahwa dana pendidikan anak akan naik setiap tahunnya, yang mana kenaikan itu bisa sama besarnya dengan inflasi atau malah lebih. Oleh karena itu anda harus mulai untuk menyisihkan dana agar investasi bulanannya lebih kecil. Anda juga harus memikirkan apakah anak anda akan disekolahkan di dalam atau di luar negri.

Dengan menggunakan tabungan yang bunganya sekitar 2 – 3% pertahun tentunya tidak akan mencukupi untuk biaya pendidikan anak sampai selesai karena bunganya lebih rendah dari tingkat inflasi. Cara lain yang biasa digunakan adalah dengan membeli asuransi dana pendidikan, tetapi asuransi jenis ini juga memiliki beberapa kekurangan seperti tidak fleksibel dan return yang didapat jatuhnya sama seperti tabungan. Lebih bermasalah lagi apabila suami di PHK sehingga tidak mampu lagi membayar uang premi bulanan, maka asuransi pendidikan itu akan gugur. Cara yang tepat adalah memasukan dana investasi anak tersebut ke produk berbasis pasar modal yang dapat memberikan potensi hasil diatas 20% (seperti pada produk reksadana). Dengan jangka waktu yang panjang maka resiko menaruh dana di pasar modal bukan menjadi masalah karena trend investasi ini selalu naik.

Dana Pensiun

Dana pensiun biasanya disediakan oleh perusahaan swasta tempat anda bekerja yang kebanyakan berasal dari pemotongan gaji para pegawai. Banyak para pegawai tidak menelusuri lebih lanjut kemana dana pensiun itu diinvestasikan dan tidak banyak juga yang melakukan penghitungan secara detail berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk masa pensiun. Jangan mengharapkan terlalu banyak dari tunjangan dana pensiun, buatlah sendiri dana pensiun tambahan dari sekarang untuk menikmati masa tua yang terjamin.

Pertimbangkan keinginan – keinginan anda semasa pensiun nanti, apakah anda ingin menyalurkan hobi yang tidak terlaksana selama masih bekerja atau anda ingin mendapatkan perawatan terbaik apabila anda sakit atau apakah anda ingin memberikan sesuatu kepada cucu-cucu anda nantinya.

Persiapkan dan aturlah keuangan anda dari sekarang. Apabila anda terlalu sibuk atau masih merasa sukar untuk mengelola keuangan sendiri, anda dapat menggunakan jasa Financial Planner yang berpengalaman dan bersertifikat international untuk membantu anda.

Aidil Akbar Madjid (AAM)
Akbar’s Financial Check Up

www.akbarfinancialcheckup.com

13 Responses to “Apa Yang Harus Diketahui Ketika Merencanakan Keuangan Anda?”

  1. rounee 18 March 2010 at 2:54 pm #

    kerreeennnn :D

  2. mamisinga 27 March 2010 at 12:02 am #

    Dana darurat emang perlu sih ya, tapi ngumpulinnya sampe bbrp bulan gaji lumayan ngoyo kek nya.. Gmn cara yah, bang? Apalagi pekerjaan saya yg ga secure.. Dana darurat perlu bgttt yah?

    Dana pensiun dari kantor? Mimpi kali ye dpt pensiun? Kl bs dpt saya vote B K M buat sekjen P** seumur hidup, deh.. Bagaimana ini bang?

  3. Aidil Akbar Madjid 29 March 2010 at 10:16 am #

    @rounee tenkyuuuu… emang keren yak? hahaha

    @mamisinga dana darurat yang harus dimiliki pertama sebelum investasi dan melakukan perencanaan lainnya. Gimana caranya? ya harus di cicil setiap bulan sampai terkumpul 3, 6 atau 12 bulan tergantung dari jumlah tanggungan nya.

  4. purbono19 5 April 2010 at 1:46 pm #

    Dana darurat penting juga tetapi kalau kondisinya seperti saya yaitu belum memiliki tanggungan apa2, jadi sebesar besar dana darurat yang harus saya persiapan sebelum ikut berinvestasi???
    Sampai saat ini saya belum mengikuti asuransi tetapi berencana untuk mengambil asuransi yang Linked jadi langsung ikut berinvestasi???
    apakah cara ini benar??? atau bagaimana???

    • Aidil Akbar Madjid 12 April 2010 at 12:57 pm #

      Dana Darurat? waahh udah dibahas di tulisan kan?
      Asuransi link?…. untuk seorang single alias blm punya tanggungan? Siapa bilang anda butuh asuransi?… hahaha

  5. wykydtron 10 April 2010 at 10:08 pm #

    I am not going to be original this time, so all I am going to say that your blog rocks, sad that I don’t have suck a writing skills

  6. ufi 11 April 2010 at 5:06 pm #

    salam kenal mas, pertama saya kenal lewat rase fm, dan tertarik untuk mengetahui apakah asuransi yang saya ikuti sudah tepat.
    saya ibu dengan 3 anak, alhamdulillah dipercaya oleh suami untuk mengatur keuangan keluarga, tentu saja dengan persetujuan pasangan.Saat ini kami memiliki ass jiwa dari 2 prshn yang berbeda untuk semua angg kel (total 10 polis, 2 ortu,3 anak) yang ingin saya tanyakan:
    1. sudah tepatkah ass yang dipilih baik jenis dan jmhl angg yang ikut ass?
    2. ass jiwa tsb mengalokasikan setengahnya untuk investasi, apakah bisa dijadikan pengganti ass pendidikan?
    trimakasih atas bantuannya…salam..

    • Aidil Akbar Madjid 12 April 2010 at 1:00 pm #

      Waaahhh ibu… 10 polis banyak amat? sudah di hitung blom kebutuhannya berapa atuh?… Gini deh, ada nomor hp yang bisa dihubungi? biar private tolond nomor hp nya di email aja ke contact@akbarfinancialcheckup.com ya, nti biar bisa dibantu dengan associate2 kami.

      tx

      • ufi 12 April 2010 at 5:45 pm #

        Okey mas, haturnuhun…..

  7. Wiwit 20 July 2010 at 3:11 pm #

    wah…
    pengen mulai merencanakan keuangan keluarga niy (walopun udah telat)
    Saya istri bekerja dari seorang suami wiraswasta (dia punya usaha sendiri) dan ibu 1 anak usia 2 tahun. sejauh ini saya baru punya 1 polis untuk asuransi pendidikan si kecil (ikut sejak usianya sekitar 6 bulan). Selebihnya sebagian dari gaji saya dipakai untuk cicilan peminjaman modal usaha suami.
    Sekarang bingung niy mau investasi baik untuk pendidikan si kecil dan juga pensiun (untuk suami, terutama).
    Fasilitas yg saya terima dari kantor adalah fasilitas kesehatan (poliklinik kantor dan rawat inap di cover kantor sesuai budget dr kantor) dan nantinya ada dana pensiun.
    Nah… gimana menentukan investasi apa yg tepat dan juga berapa banyak yang harus saya sisihkan per bulannya?
    *bingung*

    Terimakasih banyak ya mas sebelumnya :)

    • Aidil Akbar Madjid 2 September 2010 at 12:48 pm #

      wah kalau detil agak susah, bisa minta no hp nya mbak biar dihubungi sama associate kita


Trackbacks/Pingbacks.

  1. Chez Pipitta » kelas financial planning di akademi berbagi - October 5, 2010

    [...] Hal pertama yang harus dilakukan adalah: bikin Emergency Fund alias Dana Darurat. [...]

Leave a Reply

online pharmacy viagra super active online
online pharmacy overnight shipping |=| buy plavix